IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900
iklan

Tim Mobile Gencarkan Vaksinasi Usai Kasus Covid-19 Terus Bertambah

Rongkop, (suara-gunungkidul.com)–Dalam beberapa hari terakhir, kasus baru positif Covid-19 kembali bertambah. Hari ini (03/08/2022), Kabupaten Gunungkidul kembali menyumbang 3 kasus positif setelah sebelumnya ada penambahan kasus sebanyak 5 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) yang juga juru bicara Satgas Covid kabupaten Gunungkidul Dewi Irawaty, mengingatkan bahwa trend peningkatan kasus positif Covid-19 kini kembali tersaji di depan mata.

“Ancaman virus Covid-19 di Kabupaten Gunungkidul nyata masih ada. Setelah sebelumnya landai dan didominasi nol kasus, terhitung sejak 23 Juli hingga hari ini kasus baru kembali terus ditemukan. Bahkan hari ini ada 3 kasus dan kemarin 5 kasus positif,”beber Dewi Irawaty.

Agar masyarakat jeli dan waspada dengan trend peningkatan kasus yang ada pihaknya berharap agar masyarakat hati-hati dan tetap disiplin dalam menjaga prokes saat beraktivitas.

“Bagi yang belum membentengi diri dengan vaksin lengkap (Booster ketiga) segera ikut vaksin,”terangnya.

Sementara itu perwakilan BIN DIY di Gunungkidul Eko Susilo mengingatkan adanya potensi lonjakan kasus baru varian Covid Ba.4 dan Ba.5, serta varian centaurus yang mulai menggejala. Meskipun belum ditemukan kasusnya di Gunungkidul, penemuan kasus baru yang terus terjadi dalam 10 hari terakhir perlu diantisipasi

“Kami telah bertekad mendukung pemerintah dalam melonggarkan pelaksanaan event komunal sebagai langkah percepatan kebangkitan ekonomi warga di masa Pandemi. Namun demikian kami tetap merekomendasikan agar antisipasi penyebaran Covid baru tetap tidak diabaikan. Salah satunya penuntasan vaksin Boosternya,”ungkap Eko saat menggelar vaksinasi di Kapanewon Semin dan Rongkop.

Dua wilayah Kapanewon ini disebut Eko merupakan wilayah yang padat kegiatan kemasyarakatan dan sekaligus wilayah perbatasan.

“Selain padat agenda kemasyarakatan, Semin dan Rongkop menjadi wilayah perbatasan yang rawan penularan virus dari luar Gunungkidul. Kami harap semua turut mengatensi,”terangnya.

Penewu Rongkop Aris Pambudi mengaku atas dukungan BIN dan Dinkes beserta Puskesmas, pihaknya telah menjadwal 8 kalurahan prioritas untuk percepatan vaksinasi Booster.

“Atas dukungan dan kerjasama dengan BIN maupun Dinkes, 8 lurah bersama pihak puskesmas telah menjadwalkan. Hari ini jadwal ke 5 di Rongkop. Masih ada 3 kalurahan yang sudah terjadwal. Jika nantinya masih kurang akan ditambah lokasinya. Intinya, selain untuk membentengi warga yang saat ini padat kegiatan, kami juga berusaha sekeras mungkin agar kasus-kasus baru Covid-19 tidak kembali meningkat di Rongkop. Virus masih mewabah, namun kita tidak boleh kalah,” pungkas Aris saat meninjau kegiatan vaksinasi.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA