IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900
iklan

Disuruh Putar Balik, Sapi Asal Luar Gunungkidul Dilarang Masuk

Ponjong, (suara-gunungkidul.com)–Sejumlah hewan ternak Sapi dari luar dicegat petugas ketika hendak memasuki wilayah Kabupaten Gunungkidul. Sapi tersebut diperiksa petugas dari Dinas Peternakan Kabupaten Gunungkidul dan Anggota Polres Gunungkidul di pos lau lintas Ternak di Kalurahan Bedoyo, Kapanewon Ponjong, Rabu (18/05/2022).

Mereka diperiksa usai munculnya Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) yang sudah merebak di beberapa wilayah seperti Jawa Tengah dan DIY (Kulon Progo).

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Gunungkidul Wibawanti Wulandari menjelaskan bahwa, terdapat 3 kendaraan yang membawa Sapi dari luar daerah seperti Kabupaten Bantul yang melintas pos lalin ternak. Ada dua kendaraan yang disuruh untuk memutar balik.

“Dari Segoroyoso bawa 8 ekor kita putar balik. Sementara satu kendaraan lainnya yang menuju Semanu juga putar balik karena bawa dua ekor Sapi dari pasar Pracimantoro, Wonogiri,”katanya.

Meskipun di Kabupaten Kulonprogo sudah terdapat Sapi yang terkena, namun khusus di Gunungkidul Dinas belum mendapatkan laporan terkait virus PMK tersebut. Untuk mengantisipasi dan pencegahan, Dinas sendiri terus gencar melalukan sosialisasi dan pemantauan di pos ternak lalin.

“Pos lalin ternak sebenarnya kewangan Provinsi, namun karena ini foce majeure maka kita berkepentingan sama-sama mengamankan seperti yang dilakukan di Bedoyo dan Sambirejo, Kapanewon Ngawen,”imbuhnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA