IMG_20220813_081313_copy_715x315
IMG_20220814_231753_copy_715x315
IMG_20220814_222054_copy_715x315
IMG_20220815_001804_copy_715x315
IMG_20220819_075457_copy_715x315

Capaian Harian Rendah, BIN Ajak Nakes Asong Vaksin Hingga Tingkat Padukuhan

Playen, (suara-gunungkidul.com)–Memasuki pekan kedua Agustus 2022, saat wilayah lain berlomba mengejar ketertinggalan, akselerasi vaksinasi Dosis Tiga (Booster) di wilayah kapanewon Playen justru melambat. Berdasarkan monitoring bersama Tim Percepatan dan Penuntasan Vaksin (TPPV) Gunungidul, kapanewon Playen, khususnya wilayah Puskesmas Playen II masih menempati urutan 7 terbawah dari 30 Puskesmas se kabupaten Gunungkidul.

Koordinator TPPV Gunungkidul, Sugondo, menyampaikan, sesuai evaluasi Satgas terakhir, kapanewon Playen II, grafik capaian vaksinnya stagnan dan masih tertahan di bawah 25 persen dari target 50 yang ditetapkan Satgas Covid.

“Pada Evaluasi akhir Juli, Playen II di urutan 7 terbawah dengan capaian Booster masih di angka 22 persen. Monitoring cakupan hariannya pun masih di bawah 100 orang perhari”, Katanya di depan awak media.

Perwakilan BIN DIY di Gunungkidul, Eko Susilo, yang juga bagian dari TPPV membenarkan. Dikatakan, setelah evaluasi pertama dilakukan Satgas Covid, beberapa kapanewon “berlomba” mengejar ketertinggalan. Namun dalam perkembangannya, hasil monotoring TPPV masih menemukan wilayah yang tetap landaì, bahkan cenderung melambat. Dalam situasi ini BIN terpaksa kembali hadir melakukan pendampingan.

“Hampir satu setengah bulàn kami terus melakukan pendampingan di wilayah capaian rendah dan titik-penularan. Alhamdulillah mereka antusias. Gedangsari yang awalnya terendah, kini sudah di 10 besar. Demikian juga Semin, Ponjong, dan Tanjungsari. Namun dalam monitoring TPPV, masih terdapat beberapa wilayah yang masih normatif di Puskesmas dan belum bergerak mendekat ke sasaran. Salah satunya Playen II. Sehingga hari ini kami datangi”, terang Eko.

Kepala Puskesmas Playen II, Shofi Hesfianto, saat diminta konfirmasinya menyatakan, sesuai data evaluasi Satgas Covid 19 kabupaten Gunungkidul, Playen II ada di urutan ke 7 terbawah capaian vaksinasi Booster. “Kami telah menerima catatan tersebut. Kami juga telah berkomunikasi dengan BIN bagaimana mencari solusinya. Lalu hari ini hingga 10 hari ke depan, kita lakukan vaksinasi dengan mendatangi padukuhan”, katanya saat mempimpin vaksinasi di wilayah Ngleri, Kamis (11/8/2022)

Hasil koordinasi internal dan atas berbagai masukan, lanjutnya, sejak awal Agustus hingga 10 hari ke depan, Puskesmas Playen II membentuk 2 Tim vaksinasi yang dalam pelaksanaannya berbagi peran. “Sebelumnya, kita sudah lakukan undangan by name by adress, namun capaian harian di Puskesmas tetap redah. Akhirnya kita bentuk 2 Tim vaksinator untuk “blusukan” mendatangi padukuhan. Setelah ini akan kita lihat, jika efektif, model ini akan diteruskan”, ujarnya.

Perlu diketahui, saat pemerintah memutuskan untuk tuntaskan vaksin Booster hingga 50 persen di bulan Agustus, Tim Mobil Vaksin BIN DIY merancang 73 hari kegiatan guna mendongkrak wilayah capaian rendah. Di Gunungkidul, dibentuk TPPV dengan fokus mengakselerasi capaian dengan berbagai permodelan. Memasuki hari ke 56, capaiannya masih di angka 33 persen, sehingga perlu permodelan lain seperti “asongan” ke dusun dusun.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA