PPKM Berbasis Mikro, Dibentuk 144 Posko

Wonosari, (suara-gunungkidul.com)–Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro telah diterapkan selama dua pekan, yakni mulai Selasa (9/2/2021) hingga 22 Februari 2021. Sejumlah 144 Bhabinkamtibmas dan Kapolsek jajaran dikumpulkan di ruang rapat Setda Kabupaten Gunungkidul.

Mereka dikumpulkan untuk menindaklanjuti intruksi Polda DIY melakukan sosialisasi PPKM Mikro hingga tingkat RT. Demi pencehahan peningkatan kasus Covid-19, kegiatab masyarakat pun tetap dilakukan pembatasan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolres Gunungkidul AKPB Agus Setyawan. Kebijakan PPKM Mikro dikeluarkan karena PPKM sebelumnya dianggap kurang efektif menekan penyebaran virus sehingga diperlukan pengendalian infeksi virus corona dalam skala lebih kecil.

“Kita tindaklanjuti di lapangan dan membentuk posko di 144 Kalurahan,”ujar Kapolres, Sabtu (13/02/2021).

Aturan yang mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021 tentang penanganan virus corona (Covid-19) itu diharapkan dapat merubah zona orange menjadi kuning dan zona kuning menjadi hijau.

“Bentuknya sosialisasi
Termasuk kegiatan operasi yustisi dan himbauan hingga tingkat RT bersama Bhabinkamtibmas,”teragnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA