IMG_20220813_081313_copy_715x315
IMG_20220814_231753_copy_715x315
IMG_20220814_222054_copy_715x315
IMG_20220815_001804_copy_715x315
IMG_20220819_075457_copy_715x315

Pedagang Bakmi Jawa Mimpi Jadi Pengusaha Terbesar se-DIY, Agar Bermanfaat Bagi Masyarakat Gunungkidul

Wonosari (suara-gunungkidul.com )— Pedagang Mie Godhog atau mie rebus diidentikan dengan penghasilan yang kecil pada hal dalam kenyataanya penjual mie godhog memiliki pendapat cukup mengiurkan bahkan dalam satu malam pedagang mie godhog atau orang lebih mengenal dengan sebutan Bakmi Jawa mencapai 500.000 hingga 1 juta per malam, jika di kalkulasi dalam satu bulan mereka mendpat penghasilan kotor mencapai 30 juta.

Salah satu pedagang Bakmi Jawa yang saat ini menjadi pengusaha perumahan terbesar se DIY – Jateng juga seorang Anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul Timbul Suryanto, memceritakan perjalanan karirnya hingga dirinya saat ini menjadi politikus Gunungkidul yang tidak bisa di anggap remeh, atas perjuangan dan didikasinya terhadap masyarakat Gunungkidul baik di Daerah Pemilihanya maupun masyarakat Gunungkidul pada umnya.

“Kami jualan lama mas, bahkan lebih dari 10 Tahun pindah dari lokasi satu ke lokasi lain, dan dari hasil berjualan mie godhog saya bisa menghidupi keluarga hingga bisa seperti sekarang ini, namun tentu itu terap campur tangan Allah swt,” ujarnya memulai perbincangan.

Pengusaha low profil yang murah senyum ini dikalangan pedagang dan warga Wonosari sudah banyak dikenal orang, karena memang dulu setiap sore mendorong gerobak mie sendiri, pasang tenda sendiri, masak sendiri hingga melayani pelanggan sendiri, sehingga baginya hidup menderita adalah sesuatu yang tidak asing lagi karena dirinya sudah merasakan bagaimana hidup dari pelosok desa yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

” Dulu itu apa – apa tak kerjakan sendiri, baik dorong gerobak, pasang tenda, masak bahkan sampai melayani pembeli saya lakukan sendiri,” lanjutnya.

Perjalanan pria asli Kalurahan Girisuko, Kapanewon Panggang ini tidak mudah, hidup berpindah – pindah tempat juga berpindah – pindah lokasi jualan sudah ia alami, alasanya karena kontrak naik hingga tempat untuk berjualan akan digunakan pemiliknya, setelah berbagai cobaan dilewati kini dirinya punya mimpi besar ingin memimpin Gunungkidul dan ingin membawa perubahan bagi masyarakat Gunungkidul, menjadikan Gunungkidul sentra Budaya dan Pariwisata.

“Karena sudah pernah merasakan pahit getirnya jadi orang kecil dan susah maka saya punya mimpi untuk merubah Gunungkidul terutama pemerataan kesejahteraan bagi warga yang tinggal di pinggiran, karena memurut saya yang bisa melakukan hal itu hanya menjadi pemimpin Gunungkidul,” tambahnya.

Dengan masuk dunia politik mimpinya akan tercapai dan partai yang saat ini menaunginya adalah Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) walaupun baru satu periode menjadi anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul kini ia akan bersiang manjadi anggota DPRD Provinsi DIY, alasan yang ia sampaikan guna memaksimalkan wilayah yang lebih luas, sehingga dirinya bisa membantu masyarakat Gunungkidul lebih banyak dan membangun wilayah lebih luas.

“Alasan saya tentu agar saya lebih bisa bermanfaat bagi warga Gunungkidul lebih luas, dan jika saya bisa bermanfaat bagi masyarakat Gunungkidul lebih banyak maka mereka akan mengenal saya lebih dekat,” pungkasnya.

Saat ini Timbul Suryanto fokus untuk maju sebagai wakil rakyat di tingkat Provinsi, walaupun tetap berharap suatu saat bisa memimpin Gunungkidul, namun fokusnya akan berjuang dan berusaha mensejahterakan masyarakat Gunungkidul secara umum dan luas.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA