Guna Membantu Pelaku Wisata Pantai Gunungkidul, PHRI Serahkan 1600 Paket Sembako Ke Bupati

Tanjungsari,(suara-gunungkidul.com)— Dalam rangka tanggap peduli dampak pandemi covid-19,Badan Perwakilan Daerah (BPD) PHRI Yogyakarta menggelar bhakti sosial dengan penyaluran bantuan sosial bagi pelaku wisata dan Warga masyarakat. Kegiatan tersebut di pusatkan di lokasi obyek wisata pantai Baron, Tanjungsari Gunungkidul, Senin (6/9).

Dalam kegiatan tersebut sebanyak 1600 paket sembako senilai 106 juta dari 120 donatur himpunan PHRI akan diberikan kepada pelaku wisata di wilayah pesisir pantai maupun warga masyarakat.

Bantuan sembako tersebut meliputi logistik 4 ton beras, 76 kg gula pasir, 600 liter minyak goreng,1600 susu Saset, 784 bok mi instan yang akan langsung di distribusikan.

Secara simbolis penyerahan bantuan paket sembako di serahkan dari Ketua BPD PHRI DIY Dedi Pranowo Eryono, General Manager Hotel Jogjakarta Novi, kepada Bupati H.Sunaryanta dan kepada ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, SE, serta kepada Ketua PHRI Gunungkidul.

Pantai Gunungkidul menjadi daya tarik tersendiri di DIY, dengan tutupnya pariwisata Gunungkidul maka anggota PHRI di DIY merasa sangat berdampak.Ketua BPD PHRI mengucapkan terimakasih kepada pemkab Gunungkidul yang berempati dengan hadirnya Bupati H.Sunaryanta di acara bhakti sosial,hal ini menjadi motivasi anggota PHRI untuk terus berjuang di masa yang sulit ini.

Sehingga dengan inovasi dan pembenahan yang akan terus di lakukan harapannya dapat menumbuhkan semangat baru lagi.

“Meski kita mengeluh namun menyikapi kondisi pandemi namun semangat untuk tetap mampu berinovasi” kata Dedi.

PHRI juga akan terus mendukung dalam berbagai program pembangunan di Gunungkidul dengan berbagai program pariwisata yang tertata dan sesuai dengan adaptasi baru sehingga pada saatnya level menurun sudah siap serta tidak menimbulkan kluster baru. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua GM Jogja Novii

Apresiasi dan ucapan terimakasih pun di sampaikan bupati.

“atas nama pemerintah mengucapkan terimakasih kepada PHRI dengan dilaksanakanya bhakti sosial bantuan sembako kepada masyarakat” katanya

Dengan bantuan ini semoga dapat bermanfaat dan meringankan beban bagi yang berhak menerima.

Kondisi level 4 Gunungkidul merupakan kebijakan pemerintah yang harus di ambil dan telah melalui kajian, sehingga dengan kebijakan ini mampu menekan kasus covid.

Untuk itu harapanya peran aktif masyarakat dan seluruh pihak untuk mendukung program vaksinasi agar tercipta herd imunity, sehingga harapanya semua bisa kembali berjalan normal kembali.

Tidak jauh berbeda disampaikan ketua DPRD Endah Subekti Kuntariningsih, SE bahwa pandemi ini berdampak di hampir seluruh sektor, termasuk sektor pariwisata Gunungkidul yang merupakan salah satu penyangga APBD di kabupaten Gunungkidul.

“Dimasa pandemi ini pemasukan dari sektor pariwisata mencapai 29 hingga 30 milyar lebih karena kebijakan pemerintah, mau tidak mau harus mengikuti, pemasukan retribusi wisata tidak ada” terang Endang

Namun jika kerjasama seluruh pihak dapat terjalin denga baik serta vaksin mencapai 70 persen lebih akan segera membuka pariwisata dan akan bekerja keras untuk mewujudkan pariwisata yang tekemuka.

Hadir Dedi Pranowo Eryono Ketua BPD PHRI Prop DIY, Bupati H.Sunaryanta, Ketua DPRD Endah Subekti Kuntariningsih,Kadis Kominfo Drs.Wahyu Nugroho, M.Si, Kadispar Siti Isnainin Dekoningrum Nurhandayani , SH,Panewu Tanjungsari Rakmadian Wijayanto, AP.M.Si, Forkopimpan dan perwakilan Pokdarwis

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA

banner8