Dua Penyandang Tuna Netra Ini Memiliki Bakat Pijat Dan Seni

Saptosari, (suara-gunungkidul.com) –Memiliki bakat dan keahlian ternyata bukan hanya di miliki oleh mereka yang punya fisik normal namun bisa di miliki oleh siapapun yang bersungguh sungguh dan tekun mempelajari di bidangnya. Seperti kisah seorang penyandang disabilitas Tuna Netra yaitu Wartoyo dan Suharno .

Kedua disabilitas tersebut merupakan warga Padukuhan Jetis, Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari.

Mereka anak dari 4 bersaudara yang ironisnya dari ke empat saudara tersebut 3 diantaranya mengalamai cacat fisik yaitu Tuna Netra. Anak pertama yaitu Wasis, dia anak dengan kondisi fisik normal. Dan sudah menikah di karuniai 2 orang anak.

Sementara anak kedua Wartoyo (30) mempunyai keahlian memijat, bahkan telah terkenal di masyarakat sekitar sebagai tukang pijat paling laris,, sehingga di rumahnya pun terpampang tulisan menerima jasa pijat.

Kemudian anak ke 3 yaitu Suharno (26) siapa yang tak kenal dengan jago keyboard asal saptosari ini, meskipun Tuna Netra dia lihai memainkan alat musik keyboard. Bukan hanya itu, selain lihai memainkan alat musik,dia juga pintar memasukan musik ke alat musik tersebut.sementara itu anak yang ke empat yaitu Supriyati (20) dian anak bungsu dan masih sekolah.

“Dia di asrama playen” Ujar Wasis kepada Wartawan, Senin (26/04/2021).

Sementara itu ketua RT 08 Sariman mengatakan, walapun mereka cacat secara fisik, namun semangat mereka tidak kalah dengan kita yang di karuniai fisik normal.

“Ya kami sebagai tetangga sekaligus yang di tuakan di lingkungan sini, salut akan kegigihan mereka yang tak kenal lelah,”Ujarnya. (Wanto)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA

banner8