IMG_20220813_081313_copy_715x315
IMG_20220814_231753_copy_715x315
IMG_20220814_222054_copy_715x315
IMG_20220815_001804_copy_715x315
IMG_20220819_075457_copy_715x315

Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Naik, PAN Gunungkidul Ingatkan Bupati

Wonosari, (suara-gunungkidul.com)–Wakil Sekretaris DPD PAN Gunungkidul Bowo Pramono mengingatkan Bupati Gunungkidul Sunaryanta tentang masalah kesejahteraan sosial yang dinilainya mengalami kenaikan. Hal ini disampaikan setelah dia mencermati fenomena sosial yang berkembang di Gunungkidul akhir-akhir ini.

Khususnya dengan adanya wabah pandemi Covid-19 yang berlangsung selama satu setengah tahun terakhir sudah menjadi lebih rumit dan pelik.

Bowo merinci bahwa selama ini Gunungkidul didera berbagai permasalahan sosial, mulai dari angka perceraian yang tinggi, kasus bunuh diri, anak terlantar dan usia terlantar. Tak hanya iti dia menyebut ada permasalahan tentang kaum perempuan yang rawan sosial ekonomi, hingga masalah keluarga fakir miskin yang masih tergolong tinggi.

“Data PMKS Gunungkidul di tahun 2019 menunjukkan bahwa angka anak terlantar sebanyak 3.254 orang, usia terlantar sebanyak 15.945 orang, penyandang disabilitas sebanyak 7.571 orang,”kata Bowo, Selasa (06/07/2021).

Dia menambahkan, permasalahan lain yang harus mendapatkan perhatian Bupati adalah kaum perempuan rawan sosial ekonomi dengan jumlah 3.948 orang, keluarga bermasalah sosial psikologis sebanyak 1.294 keluarga, dan Keluarga Fakir Miskin sebanyak 124.482 keluarga.

“Berdasar data yang disajikan Pemda, dari 25 komponen PMKS yang ada, baru 9 komponen mendapat penanganan,”terangnya.

Lebih jauh, berdasarkan Peraturan Menteri Sosial nomer 9 tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar pada SPM Bidang Sosial, capaian yang ada di Gunungkidul baru meliputi, Rehabilitasi Sosial Dasar Disabilitas, Rehabilitasi Sosial Dasar Anak Terlantar, Rehabilitasi Sosial Dasar Lanjut Usia Terlantar dan Rehabilitasi Sosisl Dasar Tuna Sosial.

“Ditambah lagi Perlindungan dan Jaminan Sosial Korban Bencana,”kata Bowo.

Melihat fenomena tersebut dan penanganan yang sudah dilakukan, tentu menjadi keprihatinan bagi seluruh pihak. Lebih – lebih lanjut Bowo dengan adanya wabah pandemi Covid-19, dipastikan bahwa persoalan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial semakin meningkat.

“Ditengah upaya keras yang sedang dilakukan Pemda mengatasi dampak pandemi Covid-19, khususnya menyangkut aspek kesehatan, PAN Gunungkidul mengingatkan Bupati akan persoalan Sosial yang tidak kalah penting tersebut untuk mendapat penanganan yang memadai,”bebernya.

“Tentu ini persoalan serius. Ini tidak mudah bagi namun Bupati harus dalami soal ini dan cari solusi. Berdayakan seluruh sumber daya secara optimal, agar kesejahteraan sosial masyarakat Gunungkidul terjamin. Langkah mengingatkan yang ditempuh PAN ini, sebagai bentuk support kepada Saudara Bupati dalam mengemban amanah kepemimpinan yang tidak ringan,”terangnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA