IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900

Ketua DPD Golkar Gunungkidul Ikut Mengkritisi Rencana Pembangunan Tobong Gamping di Bundaran Siono

Wonosari,(suara-gunungkidul.com)—Heri Nugroho Ketua DPD Golkar Gunungkidul yang juga Wakil Ketua DPRD Gunungkidul angkat bicara atas rencana Bupati Gunungkidul Sunaryanto yang akan merombak bangunan bundaran Siono yang semula patung tukang kendang diganti tobong gamping.

Tanggapan Heri Nugroho muncul akibat banyaknya kritikan masyarakat Gunungkidul atas rencana pembangunan Tobong Gamping di tengah – tengah bundaran yang selama ini dianggap oleh banyak warga Gunungkidul sudah baik tidak perlu dibangun lagi atau di rombak, dihubungi melalui jaringan telpon, 16/04/2022 Heri mengaku tidak menolak namun lebih mendorong Bupati melakukan kajian dan komunikasi dengan berbagai pihak sebelum dilaksanakan pembangunan yang diperkirakan menghabiskan anggaran miliaran rupiah.

“Bukan masalah menentang atau tidak, hanya sebaiknya ada diskusi dgn banyak kajian….saya setuju adanya Tobong tapi tidak di bunderan siyono,” ujar Heri.

Lebih lanjut menurut ketua partai pendukung Bupati Sunaryanto ini, Bupati tidak salah mendengar kajian – kajian tokoh – tokoh yang mengerti sejarah akan adanya tobong di Gunungkidul, sehingga dianggap perlu Bupati komunikasi dengan mereka agar pembangunan Tobong Gamping tidak menjadi polemik di tengah masyarakat Gunungkidul.

“Gak salah kok mendengar kajian dari orang – orang yang paham sejarah Gunungkidul masalalu,” lanjutnya.

Selain Heri Nugroho Tokoh Muda Gunungkidul yang juga owner salah satu media online Gunungkidul Danang Ardianta di salah satu Group Whatsap tokoh, politikus, wartawan dan cendekiawan mengatakan apabila kritikan untuk Bupati yang ada di sosmed tidak bakal ditanggapi, harusnya kritikan lebih kongrit, karena menurutnya sia – sia apabila kritikan hanya melalui sosmed ( sosial media ), Danang juga menambahkan turun ke jalan adalah alternatif terakhir.

“Kritikan melalui sosmed tidak akan ditanggapi oleh Bupati, kritikan harus disampaikan lebih kongrit, untuk turun ke jalan itu alternatif terakhir,” ujarnya.

Tulisan tokoh muda yang juga menjadi tim sukses Bupati Sunaryanto saat maju pilkada 2019 lalu mendapat tanggapan dari banyak tokoh dan mereka bersedia menemui Bupati untuk menyampaikan masukan terkait pembangunan Tobong Gamping di bundaran Siono.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA