banner1
banner2
banner3
banner4
banner5
banner6
banner7
banner9
banner10
banner11

Kepengurusan Baru, PKS Gunungkidul Targetkan Tujuh Kursi Legeslatif Pada Pileg 2024

Wonosari, (suaragunungkidul.com)–Sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahteta (PKS) di tiga Provinsi secara serentak melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) pergantian kepengurusan. Tiga Provinsi tersebut meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tak terkecuali DPD PKS Gunungkidul, yang juga melaksanakan Musda secara virtual, memutuskan kepengurusan baru.

Dalam keputusan Musda Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD), Ketua DPD PKS Gunungkidul Ari Siswanto diganti oleh ketua yang baru yakni Tri Iwan Isbumaryani. Sementara Ari sendiri saat ini menjabat sebagai Majelis Pimpinan Daerah (MPD), dengan sekrtarisnya yakni Widodo.

Ketua Dewan Etik Daerah (DED) dijabat oleh Barid H, dan sekretaris DED Muslikhah. sekretaris DPD yakni Anang Sutrisno, Bendahara Hudi Sutamto dan
Ketua Badan Pembinaan Kader adalah Maimun Nuryadi.

Sebagai ketua DPD yang baru Tri Iwan Isbumaryani mengatakan bahwa, DPD PKS Gunungkidul mendapat amanah dari DPP untuk meraih target sebanyak 7 kursi di DPRD Gunungkidul pada Pemilihan Legeslatif (Pileg) tahun 2024 mendatang. Diakuinya walaupun pada Pileg tahun 2019 PKS kehilangan satu kursi yakni di Dapil 1, namun pihaknya optimis dapat meraih suara dan kursi yang ditergetkan oleh pusat.

“Kita perkuat jaringan dengan perekrutan kader serta kaum milenial. Menjadi kewajiban dan beban saya dengan Mas Anang, “kata Tri Iwan dalam acara jumpa pers dengan wartawan di kantoe DPD PKS Kalurahan Kepek, Kepanewon Wonosari, Senin (28/12/202.).

Selain target yang dibebankan kepada pengurus yang baru sesuai amanah tingkat pusat, PKS Gunungkidul juga diwajibkan mensosialisasikan dan internalisasi lambang yang baru. Menurutnya logo dan warna lambamg PKS yang telah diganti saat ini adalah sebagai wujud semangat serta kinerja baru lebih baik dan produktif.

“Partai politik adalah tempat atau media untuk melahirkan sebuah pemimpin. Pemimpin nanti akan didistribusikan di tata Pemerintahan sesuai mekanisme yang ada di negara kita seperti Pileg dan Pilkada,”terangnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA