IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900
iklan

Diwarnai Isak Tangis, Tujuh Mantan Anggota Dewan Kasus Korupsi Dieksekusi Kejaksaan

Wonosari, (suara-gunungkidul.com)–Kejaksaan Negeri Gunungkidul melakukan eksekusi terhadap 7 orang mantan anggota DPRD Gunungkidul periode 1999 – 2004. Seluruh terpidana tersebut dibawa ke Lapas Wirogunan Yogyakarta untuk menjalani hukuman penjara. Eksekusi diwarnai isak tangis dari pihak keluarga terpidana yang ikut mengantar ke kantor Kejaksaan.

Kepala Kejaksaan Negeri Gunungkidul Koswara mengatakan bahwa, eksekusi kepada 7 mantan anggota DPRD itu merupakan perkara lama korupsi dana tunjangan. Menurut Koswara sebenarnya total yang dieksekusi sebanyak 9 orang, namun demikian terdapat 2 orang sudah meninggal dunia.

“In Permata lama sebenarnya. Langaung kita bawa ke lapas Wirogunan Yogyakarta. Mereka menjalani hukuman bervariasi karena putusan hakim begitu, mungkin karena kerugian negara yang mereka pakai berbeda – beda, “ujar Koswara.

Dia menambahkan, sebelum dilakukan eksekusi para mantan anggotan DPRD itu dicek kesehatannya dan dilakukan rapid test. Hasil dari rapid test tersebut keluar non reaktif sehingga dipastikan tidak terpapar Covid-19.

Sementara itu Kepala Seksi Pidana Khusus Andi Nugraha Triwantoro memaparkan, ketujuh narapidana itu adalah Untung Nurjaya, Suprapto, Samintoyo, Hamin Muhaimin, Supardi, Calimi dan Marsudi. Ketujuh terpidana tersebut juga diwajibkan membayar uang pengganti berbeda – beda dengan nominal sejumlah Rp 50 hingga Rp 60 juta.

“Jika tidak membayar maka akan dilakukan perampasan harta maupun aaet miliknya, “kata Andi.

Pantauan di lokasi saat eksekusi para mantan anggota DPRD tersebut didampingi pihak keluarganya. Eksekusi sempat diwarnai isak tangis para keluarganya. Ketujuh orang mantan anggota DPRD itu dibawa menggunakan dua mobil milik Kejari untuk selanjutnya dimasukan ke jeruji besi Lapas Wirogunan.

Perlu diketahui, kasus korupsi dana tunjangan DPRD Gunungkidul tahun 2003 – 2004 itu merugikan negara sejumlah Rp 3,05 miliar. Dari 45 anggota DPRD, hanya 33 anggota dewan dan satu mantan sekretaris dewan yang dditetapkan menjadi tersangka.

Mereka dibagi menjadi beberapa berkas perkara dan disidangkan ke pengadilan tipikor dan divonis bersalah pada 3 Mei 2013 lalu. Para tersangka sempat melakukan upaya banding, namun tetap kandas hingga berujung pada kasasi di MA.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA