IMG_20220813_081313_copy_715x315
IMG_20220814_231753_copy_715x315
IMG_20220814_222054_copy_715x315
IMG_20220815_001804_copy_715x315
IMG_20220819_075457_copy_715x315

Sesosok Mayat Penuh Luka Ditemukan di Aliran Sungai Oya

Playen, (suara-gunungkidul.com)–Warga Padukuhan Kedungwanglu, Kalurahan Banyusoca, Kapanewon Playen digegerkan peristiwa penemuan di aliran Sungai Oya, Jumat (18/03/2022). Kuat dugaan korban merupakan korban merupakan korban pembunuhan lantaran ditemuka sejumlah luka memar di tubuhnya.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut diketahui pukul 08.00 WIB. Saat salah satu saksi bernama Miskan (56) warga Padukuhan, Pakis II, Kalurahan Kebosungu, Kapanewon Dlingo, Bantul hendak pergi ke ke ladang dengan menyebrangi Sungai Oya yang memisahkan wilayah Gunung Kidul dengan Bantul.

Setelah menyebrang sampai tengah sungai saksi melihat ada mayat yang sudah mulai membusuk. Miskan kemudian memanggil Suprawoto (50) tetangganya yang kebetulan tak jauh dari lokasi penemuan. Warga setempat yang mendengar informasi tersebut kemudian mendatangi lokasi dan melaporkan ke Polsek Dlingo.

“Karena TKP masuk wilayah Gunungkidul kemudian Polsek Dlingo menghubungi Inafis Polres Gunungkidul dan Polsek Playen,”kata Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi.

Jajaran Aparat Polres Gunungkidul dan Polsek Playen kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY.

“Saat ditemukan ada bekas luka di pipi kanan sampai mulut, memar di selangkangan kiri dan kemaluan sudah membengkak. Mayat berjenis kelamin laki-laki itu tidak membawa identitas,”imbuhnya

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA