IMG_20220813_081313_copy_715x315
IMG_20220814_231753_copy_715x315
IMG_20220814_222054_copy_715x315
IMG_20220815_001804_copy_715x315
IMG_20220819_075457_copy_715x315

Posko Logistik Bencana Puting Beliung Kesulitan Logistik Minyak Goreng

Paliyan, (suara-gunungkidul.com)–Posko dapur umum yang digunakan untuk menyediakan permakanan bagi relawan dan warga terdampak mengalami kendala. Selain kekurangan sayuran, posko yang didirikan selama 3 hari kedepan ini terkendala kurangnya suplai minyak untuk memasak.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Posko Tagana Gunungkidul Wagiyo. Dia menuturkan bahwa, menu makanan yang dibagikan kepada relawan dan warga terdampak adalah nasi lauk pauk telur, sayur dan juga mie goreng.

“Hanya saja, saat ini masih kekurangan sayuran untuk memasak. Dan yang mendesak adalah minyak goreng karena kebutuhannya cukup banyak. Sekali memasak menyediakan 600 porsi yang menghabiskan minyak goreng sebanyak 10 liter,”katanya, Sabtu (12/03/2022).

Sementara itu Lurah Kalurahan Mulusan, Kapanewon Paliyan Supodo mengatakan, dari data yang diperolehnya hingga saat ini terdapat 170 rumah mengalami rusak berat dan ringan di 4 Padukuhan. Keempat Padukuhan tersebut yaitu Padukuhan Watu Gilang A, Mulusan, Karangmiri, dan Kenteng.

“Kerusakan terparah terjadi di dua Padukuhan yaitu Karangmiri dan Kenteng,”terang Supodo.

Selain mengakibatkan kerusakan, peristiwa tersebut juga mengakibatkan dua orang mengalami luka berat dan ringan.
Korban bernama Karmi warga Padukuhan Kenteng mengalami luka bagian kepala mengelupas sehingga harus dirawat di rumah sakit. Sedangkan korban lainnya bernama Hartono (55) warga Padukuhan Kenteng yang mengalami luka patah tangan saat membantu evakuasi reruntuhan.

“Mereka tidak mau mengungsi ke posko, mereka memilih mengungsi ke tempat tetangga yang rumahnya tidak terdampak,”imbuhnya.

Anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul Timbul Suryanto yang memantau lokasi kejadian mengajak seluruh elemen agar bersama membantu warga terdampak bencana. Pihaknya juga mendesak Pemerintah agar melakukan assesment penanganan secara intensif.

“Mari kita bahu membahu membantu saudara kita yang sedang terkena musibah,”pungkasnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA