IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900
iklan

Jika Terbukti, Bu Dokter Terduga Selingkuh Bisa Terkena Sanksi Disiplin Berat

Wonosari,(suara-gunungkidul.com)—
Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Gunungkidul mengaku belum menerima laporan terkait kasus dokter wanita berusia 41 tahun yang digerebek saat berduaan dengan suami orang di Patuk, Gunungkidul. Namun pihak dinas menyebut, jika terbukti bersalah atau sampai berhubungan suami-istri, dokter tersebut bisa terkena hukuman disiplin berat.

“Untuk kasus itu kami belum dapat laporan dari rumah sakit atau atasan yang bersangkutan,” kata Kepala Bidang Status Kinerja dan Kepegawaian BKPPD Gunungkidul Sunawan saat dihubungi wartawan, Senin (13/6/2022).

Kendati demikian, BKPPD telah berkoordinasi dengan pihak atasan dari dokter wanita itu untuk segera melakukan pemeriksaan. Hal itu untuk menentukan langkah proses selanjutnya terkait kasus tersebut.

“Tapi kita sudah koordinasi dengan RS (tempat dokter itu bekerja) untuk melakukan pemeriksaan. Kalau terbukti nanti dilaporkan ke pejabat pembina kepegawaian untuk dilakukan pembentukan tim dan berlanjut pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Sunawan menyebut, jika menilik peraturan yang ada, dokter tersebut terancam hukuman disiplin berat jika terbukti melanggar. Namun jika tidak, hanya akan terkena hukuman disiplin sedang.

“Indikasi pelanggaran terkait dengan perselingkuhan pelanggaran PP 10 tahun 1983 tentang izin perkawinan dan perceraian PNS juncto PP 45 tahun 1990. Tapi kita lihat dulu hasil pemeriksaannya, kalau mengarah kepada tidur bersama atau melakukan hubungan suami istri itu bisa masuk pelanggaran PP nomor 10 tadi,” ucapnya.

“Tapi kalau ternyata hasil pemeriksaan itu tidak sampai berhubungan suami istri itu hukuman disiplin sedang,” lanjut Sunawan.

Apakah hukuman berat itu bisa sampai pemberhentian, Sunawan mengaku harus mendalami terlebih dahulu kasusnya.

“Tergantung, kita dalami kasusnya dulu juga, sampai di mana hubungannya,” tutupnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA