IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900
iklan

Ditunggu Arisan Tak Kunjung Datang, Jakinem Ditemukan Tewas Gantung Diri

Tepus, (suara-gunungkidul.com)–Seorang warga Padukuhan Regedeg, Kalurahan Giripanggung, Kepanewon Tepus yang diketahui bernama Jakinem (76) mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Rabu (06/01/2020). Korban ditemukan setelah ditunggu rombongan arisan tetangganya tak kunjung datang.

Kapolsek Tepus AKP Mursidiyanto mengatakan, peristiwa gantung diri tersebut diketahui pada pukul 15.00 WIB. Bermula ketika pukul 13.30 WIB korban ditunggu tetangganya saat melaksanakan kegiatan arisan. Ketika arisan akan dikocok korban justru kunjung datang.

“Salah satu warga lantas mendatangi rumah korban, dan ketika mengetok pintu rumahnya berkali – kali namun tidak ada respon,”kata Kapolsek.

Satu warga tersebut kemudian membuka pintu rumah korban, namun kaget bukan main ketika memasuki di dalam ruangan, justru melihat korban sudah dalam keadaan meninggal tergantung.

“Korban meninggal diperkirakan pada waktu subuh, “imbuhnya.

Lanjut Kapolsek, korban gantung diri menggunakan selendang. Posisi kaki korban saat ditemukan dalam kondisi sudah duduk bersimpuh. Jajaran Polsek Tepus dan Tim Medis Puskesmas Tepus yang mendapatkan informasi itu kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

“Menurut hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan, Kejadian tersebut murni bunuh diri.
Dari informasi warga setempat korban melakukan aksi nekat itu karena tidak sanggup hidup sendiri setelah suaminya meninggal setahun yang lalu,”tandasnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA