IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900

Diduga Depresi Sakit Stroke Tak Kunjung Sembuh, Lelaki Paruh Baya Gantung Diri di Pohon Jati

Panggang, (suara-gunungkidul.com)–Lelaki paruh baya bernama Kardiyo (50) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Selasa (08/03/2022). Warga Padukuhan Macanmati, Kalurahan Girimulyo, Kapanewon Panggang diduga depresi lantaran penyakit stroke yang dideritanya tak kunjung sembuh.

Kapolsek Panggang AKP Ahmad Fawziemaparkan, kejadian tersebut bermula saat pelaku hendak keluar dari rumah dengan membawa parang sekira pukul 01.00 WIB. Namun upaya yang bersangkutan tersebut berhasil dicegah oleh pihak keluarga.

“Saat keluarganya tertidur, pelaku keluar rumah membawa tali tampar dan tokat bantu jalan menuju pohon jati di belakang rumahnya,”ujar Ahmad Fawzi.

Sekira pukul 03.30 WIB salah satu saksi bernama Jamiyo yang juga tetangga pelaku
mendengar pihak keluarga berteriak. Lantaran merasa penasaran, Jamiyo langsung melakukan pengecekan hingga akhirnya di sekitar rumah Kardiyo.

“Saksi melihat yang bersangkutan sudah dalam keadaan meninggal gantung diri di pohon jati belakang rumahnya,”terang Kapolsek.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke jajaran aparat Kepolisian Polsek Panggang. Selang beberapa saat kemudian, Polisi datang bersama petugas medis Puskesmas setempat. Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di sekujur tubuh pelaku.

“Diduga yang bersangkutan mengalami depresi karena penyakit stroke. Jenazah diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman,”pungkasnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA