banner1
banner2
banner3
banner4
banner5
banner6
banner7
banner9
banner10
banner11

Gegara Vidio Call Sex, Pihak Yayasan Copot Oknum Kepala Sekolah Yang Foto Bugilnya Viral

Wonosari, (suara-gunungkidul.com)–Yayasan Pendidikan Muslimat Nahdlatul Ulama (YPMNU) Bina Bhakti Perwakilan Kabupaten Gunungkidul mencopot jabatan oknum Kepala Sekolah Yf yang foto bugilnya viral di media sosial beberapa hari lalu. YPMNU diketahui merupakan yayasan yang menaungi lembaga pendidkan RA.

Ketua Yayasan Pendidikan Muslimat NU Bina Bhakti Perwakilan Gunungkidul, Wardah menjelaskan bahwa, pihaknya telah menjatuhkan sanksi kepada sang oknum Kepala Sekolah. Yang bersangkutan dicopot sebagai kepala sekolah dan statusnya dikembalikan menjadi jabatan guru biasa.

“Kami telah lakukan pembinaan. Sudah copot jabatan yang bersangkutan dan tidak menjadi kepala sekolah lagi,”ujarnya, Sabtu, (29/05/2021).

Wardah menambahkan bahwa pelanggaran yang dilakukan oleh YF merupakan pelanggaran berat. Namun demikian, pihaknya memberi keringanan dengan tidak memberhentikannya secara tidak hornat (dipecat).

“Pihak yayasan hanya memberi sanksi penurunan jabatan kepada yang bersangkutan,”tandasnya.

Sementara ditengah viralnya foto bugil Yf, pihak kepolisian pun saat ini melakukan penyelidikan. Foto bugil itu diduga tersebar nemun bukan merupakan faktor kesengajaan.

Kapolsek Playen, AKP Hajar Wahyudi mengatakan, aparat saat ini telah melalukan penyelidikan. Yf yang merupakan warga Kalurahan Bleberan, Kapanewon Playen mengakui bahwa benar foto bugil itu adalah dirinya. Yf yang menceritakan kronologi secara rinci bahwa dia sendiri tidak mengirimkan foto tersebut kepada orang lain. Foto itu disebutnya hasil dari screenshot video call sex (VCS) yang dilakukan dengan pacar yang dikenalnya pada Mei 2020 lalu melalui media sosial facebook.

“Pacarnya pria asal Sulawesi berinisial D,”kata Hajar.

Keduanya lantas menjalin asmara lewat facebook maupun aplikasi whatsapp. Pacarnya berinisial D itu disebutnya overprotektif dan menyadap handhphone milik Yf. Dari sadapan Hp itu D menyalin nomor rekan kerja Yf yakni S.

“S dan D kemudian berkomunikasi. D meminta S untuk memperingatkan agar Yf tidak bermain belakang (selingkuh). Karena saking cemburunya D kemudian mengirimkan foto bugil Yf kepada S dengan maksud sebagai ancaman agar yang bersangkutan tidak selingkuh,” jelas Hajar.

Namun demikian, S justru menyebarkan screenshoot foto bugil itu kepada sesama rekan mengajarnya. Rekan pengajar yang dikirim foto yakni M, R dan Sr.

Dari pengakuan oknum guru tersebut, dia belum pernah bertemu dengan D. Tetapi dia berencana akan bertemu pada Minggu besok.

“Kasus ini dilimpahkan ke Unit Pidsus Satreskrim Polres Gunungkidul,”terangnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA