IMG_20220813_081313_copy_715x315
IMG_20220814_231753_copy_715x315
IMG_20220814_222054_copy_715x315
IMG_20220815_001804_copy_715x315
IMG_20220819_075457_copy_715x315

Tugu Batas Kalurahan Hasil Pembangunan Swadaya WARGA Masyarakat Tergusur Proyek Penataan Kota

Wonosari, (suara-gunungkidul.com)–Dibangun dari hasil swadaya warga masyarakat Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari, Tugu Lar Badak bakal hilang terkena gusuran proyek pembangunan penataan kota. Tugu yang sudah berdiri sejak lama itu merupakan pembatas antara Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari dan Kelurahan Logandeng, Kapanewon Playen.

Lurah Kepek Bambang Setyawan menyampaikan bahwa Tugu batas itu mempunyai sejarah dan makna historis. Pembangunan Tugu Lar Badak itu dilakukan pada era Lurah dahulu menggunakan anggaran murni swadaya masyarakat.

“Bukan hanya sekedar batas, sehingga kalau sekarang dibangun penataan kota dan dibongkar untuk jalan pedestarian, permintaan kami selesainya nanti dibangun kembali,”terangnya, Rabu (28/09/2022).

Namun jika permintaan pembangunan tidak dilakukan kembali Bambang menilai Pemerintah Daerah menghilangkan makna historis dan filosofi pada tataran masyarakat bawah. Hal ini disampaikan Bambang karena Tugu Lar Badak sudah dipergubkan (Peraturan Gubernur) sehingga nantinya harus dibangun lebih baik lagi.

“Itu dawuh dari sesepuh kami (dibangun kembali). Dari pak Irawan (Kepala DPUPRKP) katanya juga akan dibangun lebih bagus lagi,”terangnya.

Kepala DPUPRKP (Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman) Irawan Jatmiko mengaku akan melakukan pengecekan terlebih dahulu. Jika nantinya benar terkena dampak pembangunan, penganggaran di awal bakal dilakukan penambahan dengan cara adendum.

“Apakah kena trotoar atau gak. Tapi pokok-pokoknya gak berubah (perencanaannya),”terangnya.

Menurut Irawan, pohon-pohon yang ada di pinggir jalan juga akan dirobohkan. Pohon tersebut bakal diganti dengan tanaman baru jenis Asem Jawa.

“Pertama kita sesuaikan ada pohon yang posisinya dipedestrian. Kita tata ulang untuk keseragaman. Kalau pohon Angsana cepat besar tapi akarnya merusak bangunan, makanya untuk DIY ini khasnya pohon Asem,”katanya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA