IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900
iklan

Pemerintah Kapanewon Rongkop Bertekad Tuntaskan Vaksinasi Lengkap Hingga 80 Persen

Rongkop, (suara-gunungkidul.com)–Penuntasan vaksinasi Covid 19 hingga dosis lengkap (vaksin ketiga atau Booster) menjadi tekat seluruh pemangku wilayah. Tidak hanya panewu dan para lurahnya, seluruh dukuh dan para kader (TKSK) bergerak bersama.

Aris Pambudi, Penewu kapanewon Rongkop, pada kesempatan meninjau vaksinasi hasil kolaborasi Tim Mobil Vaksin BIN dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama puskesmas setempat mengaku senang dengan kinerja kalurahan yang kompak menggerakkan warganya untuk hadir di vaksinasi.

“Hari ini kami senang dan kembali bersemangat untuk segera menuntaskan vaksinasi dosis lengkap di kapanewon Rongkop. Berharap dan menghimbau seluruh warga meniru cara Botodaan dalam menyiapkan dan melaksanaan vaksinasi ini,” ungkap Aris, Senin (01/08/2022).

Senada dengan Panewu, Lurah kalurahan Botodayaan, Wasija, mengatakan, meskipun secara capaian vaksin sudah tinggi, namun kalurahan tetap menyambut baik seruan BIN dan Penewu di wilayah Rongkop ini. Jika dosis 1 dan 2 sudah di atas 80 persen, diharapkan dosis ketiga juga melampaui.

“Untuk Botodayaan, vaksin 1 dan 2 sudah di atas 85 persen. Kami juga bertekat sukses yang sama terjadi pada Booster ini. Jika hari ini capaian masih di bawah 50 persen, setelah mendapat dukungan BIN dan Dinkes, kami targetkan juga 80 persen. Terima kasih kami sampaikan kepada BIN dan pemerintah,”ungkapnya.

Usmanto, Kepala Puskesmas Rongkop, menyatakan, pada periode kerjasama ini, kami sediakan delapan tempat untuk sasaran. “8000 dosis kita siapkan untuk mempercepat penuntasan vaksin ini. Oleh karenanya kami minta kepada para lurah menyediakan sasaran,”terangnya.

Perwakilan BIN DIY di Gunungkidul, Eko Susilo, menyampaikan bahwa dalam rangka penuntasan vaksinasi ini, BIN mempunyai program 73 kali kegiatan. Oleh karenanya dalam mendukung pemerintah Gunungkidul yang terus melonggarkan pelaksanaan iven-iven komunal demi percepatan ekonomi, selain mengangkat wilayah capaian rendah, BIN mengutamakan wilayah yang akan menggelar iven-iven yang melibatkan massa besar, seperti halnya Rasulan dan Bersih Desa.

“Karena minggu-minggu ini iven komunal banyak tergelar dan dibuka cukup longgar di Rongkop. Selain fokus di wilayah rendah, BIN tetap mendampingi Satgas Covid mewaspadai lonjakan Covid dengan membentengi warga melalui vaksinasi. Sehingga, dengan memadukan strategi ini pengendalian Covid tetap efektif,”terang Eko.

Hari ini, misalnya, lanjut Eko, Upacara Bersih Desa digelar di Bohol, kemarin di Petir, dan sebelumnya di Melikan.

“Upacara Bersih Desa, rangkaiannya panjang. Ada kirab, pentas seni budaya, dan biasanya ditutup dengan wayangan. Jadi vaksinasi di Rongkop lebih merupakan upaya membentengi warga dari ancaman virus ditengah iven yang libatkan warga banyak,” tutupnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA