banner1
banner2
banner3
banner4
banner5
banner6
banner7
banner9
banner10
banner11

Taman Madu Bronto, Tempat Wisata Yang Masih Alami

Playen, (suara-gunungkidul.com)– Taman Madu Bronto merupakan kawasan tempat wisata edukasi berbasis lingkungan yang terletak di Padukuhan Kepek I, Kalurahan Banyusoco, Kapanewon Playen. Taman ini berada di area lahan seluas 3.000 meter milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunungkidul.

Penataan Taman Madu Bronto telah dimulai sejak 2018 lalu dengan menggunakan dana swadaya masyarakat.

Mantri Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Kepek Wardiyanto mengatakan pembangunan taman dilakukan secara bertahap dan diperkirakan menghabiskan biaya sekitar Rp 200 juta.

“Awalnya itu ada bantuan koloni lebah, terus saya buat taman kecil (di lahan milik DLH) ada satu gasebo, terus saya dapat masukan dari beberapa pihak untuk dikembangkan menjadi taman, akhirnya saya berinisiatif supaya dimanfaatkan oleh warga,”ujarnya, Minggu (03/04/2021).

Sejak saat itu pembangunan terus dilakukan meski secara bertahap, alhasil saat ini Taman Madu Bronto bisa digunakan oleh warga sekitar untuk menikmati waktu senggangnya, bahkan dengan adanya fasilitas Wi-Fi, bisa membantu warga sekitar untuk kegiatan belajar daring. Selain itu fasilitas utama seperti ruang pertemuan, taman bacaan dan ruang belajar bisa digunakan oleh warga sekitar ataupun pengunjung untuk melakukan kegiatan belajar tanpa ada pungutan biaya sedikitpun.

“Anak-anak bisa menggunakan fasilitas untuk membantu kegiatan belajarnya, untuk fasilitas umum terlebih yang digunakan untuk kegiatan belajar kita berikan secara gratis,”imbuhnya.

Sebagai hiburan, pengunjung juga bisa melakukan interaksi secara langsung dengan kelinci-kelinci yang dipelihara ditaman Madu Bronto.

“Sebenarnya ada 2 ular sawa kembang untuk hiburan, namun karena kandangnya kurang bagus akhirnya ular tersebut lepas” Imbuhnya.

Saat ini, Taman Madu Bronto Pengelolaannya diserahkan kepada Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) bekerjsama dengan Kelompok Tani Hutan dan DLH. Namun dikarenakan adanya pandemi Covid-19, pengelola belum membuka taman untuk masyarakat luas, akan tetapi pengunjung tetap diperbolehkan datang dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. (Wanto)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA