Gabungan Pelaku Wisata Gunungkidul Akan Kibarkan Bendera Putih, Jika Sampai 9 Oktober Destinasi Wisata Belum Dibuka

Semanu,(suara-gunungkidul.com)—Gabungan asosiasi pelaku wisata Gunungkidul bakal menggelar pemasangan bendera putih, sebagai bentuk protes terhadap pemerintah atas belum dibukanya kawasan wisata di wilayah Kabupaten Gunungkidul, kesepakatan pelaku wisata untuk mengibarkan bendera putih tersebut disepakati bersama saat menggelar pertemuan di salah satu rumah makan di kawasan semanu,06/10/2021.

 
Selain menghasilkan kesepakatan bersama gabungan asosiasi pelaku wisata Gunungkidul juga menyampaikan surat permohonan kepada Bupati Gunungkidul H. Sunaryanto untuk dijadiksn rujukan Bupati ke pusat untuk segera membuka destinasi wisata Gunungkidul karena menurut asosiasi pelaku wisata Gunungkidul saat ini Kabupaten Gunungkidul sudah turun level dari level 4 ke level 3 sehingga seyogyanya sudah di buka.
 
Surat yang ditanda tangani bersama oleh organisasi pelaku wisata se-Gunungkidul seperti PPJI, PHRI, HPI,BPW, ASPPERWI dan Forum Pokdarwis Gunungkidul hasil kesepakatan bersama disampaikan ke Bupati dengan tembusan Gubernur DI Yogyakarta, Forkompinda, DPRD DIY, Kadis Pariwisata DIY,Kadis Pariwisata Gunungkidul, Gugus Covid DIY, dan Gugus Covid Gunungkidul tersebut memiliki 4 alasan bahwa destinasi wisata layak untuk dibuka.
 
Empat point yang menjadi Hasil kesepakatan bersama gabungan pelaku wisata Gunungkidul berharap dibukanya destinasi wisata kepada Gubernur dan Bupati adalah para pelaku wisata merasa berat memenuhi kebutuhan sehari – hari, bayar gaji karyawan, rekening listrik, air PDAM, cicilan Bank dan lain – lain,sudah turunya level di wilayah Gunungkidul dari level 4 ke level 3, pelaku wisata siap menerapkan protokol kesehatan, dan apabila hingga sampai tanggal 9 Oktober 2021 belum buka para pelaku wisata akan menggelar protes dengan mengibarkan bebdera putih.
 
Pertemuan Gabungan asosiasi pelaku wisata Gunungkidul dihadiri seluruh ketua organisasi, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restourant Indonesia perwakilan Gunungkidul Sunyoto saat dihubungi melalui jaringan telpon membenarkan telah terjadi kesepakatan bersama antar asosiasi se-Gunungkidul salah satunya akan mengibarkan bendera putih sebagai bentuk protes kepada pemerintah apabila hingga tanggal 9 Oktober 2021 tidak segera dibuka Destinasi wisata di Gunungkidul.
 
“Ya benar mas, dan hasil ini sudah kami sampaikan melalui suarat ke Bupati dengan tembusan  Gubernur dan ke pihak – pihak terkait, pada dasarnya kami tahu bahwa kewenangan ada di pusat namun surat ini sebagai dasar Bupati untuk meminta pusat membuka wisata di Gunungkidul,” ujarnya.
 
Sementara Ketua ASPPERWI Jaka Purnama yang juga pemilik Cykaraya saat dihubungi melalui jaringan telpon belum memberi tanggapan.
 
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA

banner8