Dispar Gunungkidul Akan Paksa Tutup Restoran Kawasan Pantai yang Buka Saat PPKM

Wonosari,(suara-gunungkidul.com)— Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul akan melakukan pengecekan terhadap sejumlah restoran di kawasan pantai selatan.

Pasalnya, restoran tersebut diinformasikan dibuka tanpa adanya koordinasi dengan Dispar.

Sekretaris Dispar Gunungkidul Harry Sukmono menyampaikan pihaknya mengetahui adanya restoran berkonsep resort yang buka di kawasan pantai pada Rabu (08/09/2021) sore kemarin.

“Kami tahu dari postingan media sosial restoran tersebut kemarin sore,” kata Harry pada wartawan, Kamis (09/09/2021).

Ia mengatakan pengecekan akan dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Pasalnya, restoran tersebut berada di kawasan wisata, yang hingga saat ini tetap ditutup dari kunjungan.

Harry mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Tim Pengendalian, Pengawasan, dan Penegakan Hukum (Dalwas Gakkum) Gunungkidul.

Informasi yang didapat pun sudah diteruskan ke sana.

“Jika memang nanti terbukti buka, maka akan ditutup oleh petugas,” ujarnya.

Adapun dua restoran yang diketahui buka bagi umum tersebut masing-masing berada di kawasan Pantai Slili serta di antara Pantai Sadranan dan Ngandong.

Keduanya berada di wilayah Kapanewon Tepus.

Berdasarkan pantauan wartawan terhadap dua akun Instagram resto tersebut, keduanya mengumumkan kembali dibuka dengan protokol kesehatan (prokes).

Sedangkan untuk bisa menuju lokasi perlu melewati Pos TPR yang masih ditutup dan dijaga petugas.

Pada satu sisi, Harry memahami keinginan pelaku wisata dan wisatawan.

Namun pihaknya menilai apa yang dilakukan kedua pengelola restoran tersebut justru bisa menimbulkan polemik.

“Mengingat situasi masih seperti ini, harus didukung aturan pemerintah agar (pandemi) terkendalo dan segera selesai,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang Penegakan Perda, Satpol-PP Gunungkiul, Sugito mengatakan sudah menerima informasi tersebut. Pihaknya bahkan juga sudah mendapat perintah langsung dari Bupati Sunaryanta.

Ia mengatakan Bupati meminta agar petugas melakukan pengecekan kebenaran informasi pembukaan restoran tersebut langsung ke lokasi, termasuk meminta klarifikasi dari pengelolanya.

“Akan kami cek, kalau belum ada izin dari Dispar maka akan kami tutup dulu,” kata Sugito.

 

 

 

Sumber : Tribunjogja.com

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA

banner8