Diperpanjang PPKM Level 4, Pariwisata Gunungkidul Tetap Ditutup

Wonosari,(suara-gunungkidul.com)—- Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul tetap menutup akses seluruh destinasi wisata di perpanjangan PPKM keenam kalinya ini.

Pasalnya, kabupaten ini masih masuk dalam Level 4 sesuai sistem aglomerasi DIY.

Keputusan tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Dispar Gunungkidul Harry Sukmono.

Menurutnya, keputusan itu sudah mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 35 Tahun 2021.

“Berdasarkan instruksi tersebut, wilayah Gunungkidul masih di Level 4 termasuk 4 kabupaten/kota lainnya di DIY,” kata Harry pada wartawan, Selasa (24/08/2021).

Mengikuti kebijakan perpanjangan tersebut, penutupan wisata di Gunungkidul akan berlangsung dilanjutkan hari ini hingga 30 Agustus mendatang. Buka atau tidaknya obyek wisata bergantung pada kebijakan pemerintah pusat.

Sejak PPKM Level 4 bergulir, obyek wisata Gunungkidul sudah ditutup setidaknya selama 2 bulan terakhir. Alhasil, potensi kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi wisata pun kian membesar.

Menurut Harry, selama masa Uji Coba lalu rata-rata ada kunjungan 40 ribu orang dalam sepekan. Tiap wisatawan setidaknya mengeluarkan uang belanja hingga Rp 81 ribu di Gunungkidul.

“Ya kalau dihitung pengeluaran dikalikan jumlah wisatawan dan durasi waktu penutupan, kerugiannya mencapai Rp 25 miliar,” ungkapnya.

Selama beberapa waktu terakhir, jumlah calon wisatawan yang ingin memasuki kawasan wisata Gunungkidul terus meningkat meski masih PPKM Level 4. Sebagian besar di antaranya menuju pantai.

Seperti yang diungkapkan oleh Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul Sunu Handoko.

Berdasarkan hasil penjagaan di 4 TPR pantai yang ada di wilayahnya, diperkirakan ada seribu lebih calon wisatawan yang dihalau pada Sabtu (21/08/2021) lalu.

“Kami lakukan penjagaan ketat di semua TPR dan minta mereka yang datang untuk putar balik arah,” ujar Sunu.

Menurutnya, kebanyakan calon pengunjung berasal dari luar Gunungkidul dan DIY. Hal itu terlihat dari plat nomor kendaraan yang dikendarai, baik roda dua maupun roda empat.

Baik Sunu dan Harry meminta masyarakat untuk tetap bersabar dan mengikuti aturan yang ada. Sebab, pihaknya juga berupaya menjalankan instruksi pemerintah pusat demi lebih menekan penyebaran COVID-19.

“Kami minta warga bersabar sampai nanti akses wisata bisa kembali dibuka,” kata Sunu.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA

banner8