Destinasi Wisata Sepi Saat Libur Nataru, Rapid Antigen dan Ledakan Kasus Covid-19 Jadi Penyebabnya

Wonosari, (suara-gunungkidul.com)–Kunjungan wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) belum menunjukan lonjakan yang signifikan. Bahkan dari data Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul jumlah kunjungan mengalami penurunan yang cukup drastis lantaran adanya Rapid Test Antigen.

Kepala Dispar Gunungkidul, Asti Wijayanti menyebut, pasca Natal tanggal 25 Desember kunjungan wisatawan terpantau sepi pengunjung. Dari laporan yang masuk hanya sebanyak 20 ribu orang wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata.

Di hari Kamis terdapat kunjungan sejumlah 8.584 orang, Jumat sudah ada peningkatan menjadi 12.927 orang. Sementara pada Sabtu terdapat kunjungan sebanyak 16.229,”kata Asti.

Asti berharap meskipun terdapat lonjakan kasus Covid-19, kunjungan wisatawan semakin meningkat hingha pada tahun baru. Menurutnya sektor pariwisata disebut akan memulihkan kondisi perekonomian usai pandemi Covid-19.

“Target kunjungan wisatawan sebelumnya dari tanggal 24 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021 adalah sejumlah 147 ribu orang,”katanya.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul saat ini mentargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebanyak Rp 12,5 miliar pada tahun 2020. Target itu dilakukan revisi 50 persen dari proyeksi awal tahun, sebelum adanya Covid-19.

“Sepinya pengunjung akibat munculnya kebijakan baru dari pemerintah, rapid antigen. Kebijakan ini begitu mempengaruhi kunjungan wisata, banyak sekali rombongan wisata yang dibatalkan,”terang Asti.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA