IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900
iklan

Banyak Investor Masuk Ke Wilayah Tepus, Lurah : Tidak Ada Kontribusi

Tepus, (suara-gunungkidul.com)–Banyaknya investor yang masuk ke wilayah pantai Selatan tak serta merta memberikan kontribusi kepada warga masyarakat dan Pemerintah Kalurahan. Tak terkecuali investor yang masuk di wilayah Kalurahan Tepus, Kepanewon Tepus.

Seperti yang diungkapkan oleh Lurah Tepus, Kepanewon Tepus Supardi. Dia mengaku hingga saat ini sudah tercatat sebanyak puluhan pengusaha (investor) yang beroperasi di wilayahnya khususnya pantai selatan. Supardi mengklaim dari total banyaknya pengusaha tersebut hanya sebagian kecil saja yang mengajukan izin atau pemberitahuan ke Pemerintah Kalurahan.

“Kalurahan selama ini tidak dapat apa – apa kecuali kontribusi dari pengembalian pungutan retribusi masuk wilayah pantai. Untuk warga lokal memang banyak yang bekerja, tapi dari para investor Pemerintah Kalurahan belum mendapat restribusi apapun,”kata Supardi, Kamis (25/02/2021).

Terpisah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kabupaten Gunungkidul Irawan Jatmiko mengatakan dalam proses pencarian izin memang tidak semua Standar Operasional Prosedur melibatkan pihak Kalurahan.

“Kalau proses izinya di DPMPT memang tidak ada SOP untuk melibatkan lurah, tetapi untuk izin tertentu ada berkas yg ditandatangani Lurah dan Panewu, untuk AMDAL Pak Lurah kami undang,” Terangnya.

Banyaknya persoalan izin yang tidak dikantongi para pengusaha lokal dan pendatang diharapkan menjadi penilain tersendiri masyarakat atas kinerja pemerintah daerah sehingga kedepan ada perbaikan oleh Bupati baru Kabupaten Gunungkidul.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA