IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900
iklan

Tiga Kelurahan Ini Akan Terpenuhi Kebutuhan Air Bersih Saat Musim Kemarau

Purwosari,(suara-gunungkidul.com) –Pembangunan penyediaan Kebutuhan Air Bersih Sungai Bawah Tanah (SBT) di kawasan Bekah Padukuhan Temon, Kalurahan Giripurwo,Kapanewon Purwosari terus dilakukan.

Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Toto Sugiyarto mengatakan, pembangunan penyediaan air bersih di kawasan Bekah saat ini sudah di mulai.
Pembangunan penyediaan air bersih Sungai Bawah Tanah (SBT) ini di biyayai dari APBN dengan jumlah 12 Milyar.
Menurutnya pengerjaan pembangunan ini akan memakan waktu kurang lebih 9 bulan.

“Itu perkiraan saja tapi target kami bulan Desember kalau tidak ada kendala sudah selesai” Ungkapnya Rabu (28/04/2021).

Ditanya tentang berapa Liter perdetik Sugiyarta menjawab, kemungkinan 850 Liter /detik tapi bisa mencukupi tiga kalurahan, yakni Kalurahan Giricahyo, Giripurwo dan Giriwungu yang terletak di Kapanewon Panggang.

“Itu hanya awal saja, kemungkinan nanti bisa bertambah wilayah yang akan teraliri air bersih,” tambahnya.

Sementara Paryoto salah seorang warga Padukuhan Temon Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Purwosari mengatakan, selama ini warga din Padukuhan tersebut mengandalkan air Hujan untuk mencukupi kebutuhan tipa hari. Bahkan di musim kemarau harus membeli air bersih lewat jasa perseorangan dengan harga 150 ribu hingga 180 ribu per tangki ukuran 5000 liter.

“Saya berharap nantinya dengan adanya pembangunan ini bisa mencukupi kebutuhan air bersih di wilayah kami,”ucapnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA