Tiga Kabupaten MoU Kembangkan Kawasan Karst

Wonosari, (suara-gunungkidul.com)–Sejumlah Tiga
Kabupaten meneken kesepakatan (Memorandum Of Understanding) terkait pengembangkan kawasan karst dan kawasan pesisir selatan. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ikut di MoU yang diteken Kabupaten Gunungkidul, Wonogiri dan Pacitan ini.

Wakil Menteri ATR/BPN Surya Tjandra mengatakan, pada tahun 2004 lalu MoU ini telah disepakati oleh tiga wilayah Kabupaten ini. Namun demikian perbedaannya saat ini Kementerian ATR/BPN terlibat di dalam MoU tersebut.

“Ini merupakan kelanjutan dari MoU lama yang sudah ditandatangani pada 2004 silam. MoU lama belum efektif kareba sejak ditandatangani sampai sekarang belum terlihat realisasi yang nyata terkait pengembangan kawasan karst ini,”ujarnya

Realiasasi yang disebut yakni khusus dalam hal tata ruang.
Dia berharap dengan keterlibatan Kementerian ATR /BPN ini dapat mewujudkan pengelolaan kawasan karst secara baik.

“Saya dapat menjalin hubungan lintas sektor pada tingkat Kementerian. Ini tidak lain demi meningkatkan nilai strategis di kawasan karst ini. Apalagi saat ini dua juga bertugas sebagai Koordinator Pelaksana Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Pusat,”imbuhnya.

Sementara Bupati Gunungkidul Sunaryanta menilai bahwa kawasan karst yang jadi ikon tiga Kabupaten ini perlu dikembangkan lebih lanjut. Nantinya tiga kawasan karst yang seringkali disebut Pawonsari (Pacitan, Wonogiri, Wonosari/Gununkigul) dikembangkan menjadi wilayah potensial.

“Diwujudkannya Pawonsari ini merupakan program untuk kesejahteraan ekonomi warga masyarakat,”terang Sunaryanta.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA