banner1
banner2
banner3
banner4
banner5
banner6
banner7
banner9
banner10
banner11

Sempat Mengundurkan Diri, Mantan Lurah Rejosari Kembali Nyalon Lurah PAW

Semin, (suara-gunungkidul.com)–Sempat mengundurkan diri pasca didemo oleh warga masyarakat, mantan Lurah Rejosari, Kapanewon Semin Paliyo kembali mendaftarkan diri dan mencalonkan sebagai Lurah Pergantian Antar Waktu (PAW). Paliyo yang tercatat di surat suara calon Lurah PAW nomor urut 2 bakal bersaing dengan Sunarto nomor urut 1 dan Haryanto nomor urut 3.

Panewu Kapanewon Semin Witanto menjelaskan, setelah jabatan lurah diganti sementara oleh PJ, pemilihan Lurah PAW Kalurahan Rejosari bakal dilaksanakan pada hari Kamis (20/05/2021).
Menurut Witanto pemilihan tersebut sudah diatur dalam Praturan Bupati Nomor 40 Tahun 2019 peraturan pelaksanaan pemerintah daerah NO 5 Tahun 2015 yang telah diubah dengan Perbub Nomor 17 Tahun 2017 tentang pemilihan kepala desa. 

“Kami meminta kepada pihak keamanan untuk bertindak tegas terhadap warga yang memaksa masuk padahal tidak punya hak pilih,”kata Panewu dalam sambutannya di acara penetapan calon Lurah Rejosari PAW, Selasa (18/05/2021) kemarin.

Ketua panitia pelaksanaan pemilihan Lurah PAW Rejosari Sugiyo meminta kepada semua pihak untuk mengikuti aturan dan tata tertib pemilihan yang ada. Dia berharap kepada Calon Lurah yang ditetapkan agar bisa menerima hasil akhir.

“Siapapun yang nanti terpilih diharapkan menghormati hasil pilihan warga perwakilan di 15 Padukuhan yang ada di wilayah Kalurahan Rejosari,”terangnya.

Ketiga calon Lurah PAW tersebut akan dipilih oleh sebanyak 50 orang perwakilan warga Kalurahan Rejosari. Pemilih di setiap Padukuhan akan mewakilkan sejumlah 3 orang dimana total Kalurahan Rejosari mempunyai 15 wilayah Padukuhan.

“Total 45 orang perwakilan seluruh Padukuhan ditambah 5 anggota Bamuskal.

Seperti diketahui sebelumnya mundurnya mantan Lurah Rejosari Paliyo karena didemo oleh warganya sendiri. Dia disinyalir mempunyai hubungan asmara terlarang bersama salah satu anggota Badan Permusyawaratan Kalurahan (Bamuskal) yakni End. Warga yang tidak terima dengan ulah sang Lurah akhirnya menuntut dia mundur pada bulan Desember 2020 lalu.(Indry)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA