IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900

Resmi Menyandang Désa Wisata, Delapan Kalurahan Terima SK Dari Bupati

Gedangsari,(suara-gunungkidul.com)–Bupati Gunungkidul Sunaryanta meminta sebanyak 8 Kalurahan meningkatkan potensi ekonomi lokal untuk kesejahteraan warga masyarakat. Hal ini diungkapkan Sunaryanta saat menyerahkan langsung Surat Keterangan (SK) Desa wisata di Kalurahan Mertelu, Kapanewon Gedangsari, Kamis (28/04/2022).

Bupati berharap agat Desa Wisata dapat naik kelas dengan meningkatkan seluruh kemampuan Sumber Daya Manusianya (SDM). Tak hanya itu, koordinasi dengan Pemerintah Daerah disebut sangat penting sebagai upaya bersama dalam membangun Gunungkidul.

“Ini memang tersedia dananya untuk pembangunan kalau Desa Wisata itu sudah legal. Nantinya akan lebih mudah untuk mengakses anggaran,”katanya.

Sunaryanta berharap setiap produk UMKM yang ada di Desa Wisata bisa masuk ke pangsa pasar modern. Dengan demikian potensi lokal ini akan memiliki jangkauan lebih luas yang diiringi kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah daerah akan terus mendorong hal ini. Khusus sektor pariwisata dan budaya serta pertanian telah berhasil membuat Gunungkudul masuk peringkat 2 ekonomi tertinggi se-DIY,”imbuhnya.

Di kesempatan yang sama Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul Arif Aldian mengatakan, penambahan 8 Desa Wisata ini disambut positif. Saat ini menurut Arif sudah ada 38 Kalurahan yang dikukuhkan menjadi Desa Wisata.

“Delapan Désa (Kalurahan) ini termasuk yang baru”kata Arif

Delapan Desa wisata itu yaini, Kalurahan Mertelu, Kalurahan Banyusoco, Kalurahan Kedungpoh, Kalurahan Ngoro-Oro, Kalurahan Jerukwudel, Kalurahan Melikan, Kalurahan Bendung dan Kalurahan Semin.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA