Pukuli Istri Hingga Nginap di Rumah Sakit, KDRT Melibatkan Pamong Berakhir Damai

Semin,(suara-gunungkidul.com)–Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang melibatkan oknum Pamong Kalurahan (Dukuh) Kalurahan Bendung, Kapanewon Semin yakni JN (48) berakhir damai. Pelaku sebelumnya memukuli istrinya bernama Eka Purwasih (32) hingga mengalami luka lebab dibagian kepalanya. Korban sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit.

“Untuk kasusnya sudah selesai di Polres,”ujar Lurah Bendung, Kapanewon Semin Didik Rubiyanto saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (04/06/2021).

Namun demikian, lantaran pelaku adalah anak buahnya Didik tetap memberikan peringatan keras kepada JN (Oknum Dukuh). Peringatan keras tersebut menurutnya dilakukan bail lisan maupun tertulis.

“Kita sampaikan (peringatan) sesuai Peraturan yang ada. Kalau mengulangi lagi langsung proses (hukum) sesuai kasus awal,”kata Didik.

Seperti diketahui sebelumnya oknum Dukuh di Kalurahan Bendung, Kapanewon Semin berinisial JN (48) melakukan penganiayaan terhadap istrinya sendiri hingga masuk dan opname di RSUD Wonosari.

Korban yang diketahui bernama Eka Purwasih (32) menderita luka lebam dan hidungnya sampai mengeluarkan darah. Peristiwa tersebut terjadi saat korban ikut arisan dirumah tetangganya.
Usai mengikuti kegiatan arisan korban mengadu kepada suaminya (pelaku) bahwa dia dibilang stres oleh temannya.

Namun saat itu JN justru tidak merespon aduan korban hingga terjadi cekcok bersama istrinya sendiri. Korban (Eka) kemudian dianiaya oleh pelaku dengan cara memukul di bagian kepala hingga lebam dan berdarah.

Kasus KDRT itu berujung damai setelah dilakukan mediasi oleh beberapa pihak termasuk aparat Kepolisian Polres Gunungkidul dan Lurah Bendung Kapanewon Semin.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA

banner8