IMG_20220813_081313_copy_715x315
IMG_20220814_231753_copy_715x315
IMG_20220814_222054_copy_715x315
IMG_20220815_001804_copy_715x315
IMG_20220819_075457_copy_715x315

PPKM Darurat, Polisi Wacanakan Penyekatan di Wilayah Perbatasan

Wonosari, (suara-gunungkidul.com)–Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dari Pemerintah pusat mulai diberlakukan pada Sabtu 03 hingga Selasa 20 Juli 2021 di wilayah Jawa – Bali. PPKM Mirko Darurat tersebut juga dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Pemberlakuan aturan ini juga disikapi oleh aparat Kepolisian khususnya Polres Gunungkidul. Setelah menerima intruksi dari Kapolri, jajaran Polres berencana melakukan penyekatan untuk membatasi mobilitas masyarakat.

“Menempatkan pos penyekatan yang akan dilakukan di titik-titik utama pergerakan masyarakat,”kata Kapolres Gunungkidul AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah, (02/07/2021).

Dia membeberkan bahwa, pelaksanaan penyekatan tersebut dimungkinan akan dilakukan seperti ketika masa libur lebaran beberapa bulan yang lalu. Namun demikian secara teknis Kapolres mengaku akan berkoordinasi dengan jajarannya terlebih dahulu.

“Koordinasi dilakukan dengan Pemkab Gunungkidul untuk memastikan teknis penyekatan sesuai dengan kondisinya,”terangnya.

Jajaran Polres Gunungkidul dikatakan Kapolres akan mengerahkan seluruh Bhabinkamtibmas yang ada di sejumlah 144 Kalurahan. Upaya pengerahan Bhabinkamtibmas ini dilakukan untuk khususnya untuk penekanan kasus Covid-19. Dia menghimbau kepada warga masyarakat agar membatasi kegiatan yang menimbulkan masa.
Hal ini dilakukan untuk pencegahan klaster baru.

“Tetap patuhi prokes karena hanya itu yang wajib dilakukan saat ini,”bebernya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA