IMG_20220813_081313_copy_715x315
IMG_20220814_231753_copy_715x315
IMG_20220814_222054_copy_715x315
IMG_20220815_001804_copy_715x315
IMG_20220819_075457_copy_715x315

Periksa Enam Saksi, Guru Hadroh Cabul Ditetapkan Sebagai Tersangka

Wonosari, (suara-gunungkidul.com)–Jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul menetapkan G (42) seorang Guru Hadroh di Kalurahan Mulo menjadi tersangka. Saat ini Unit Perlindungan Perempuan Dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Gunungkidul terus melakukan pemeriksaan intensif kepada sejumlah 6 saksi.

Disampaikan oleh Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Suryanto bahwa, G ditetapkan menjadi tersangka pada Kamis (14/10/2021) lalu. Selain melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, Polisi juga melakukan olah TKP di sejumlah lokasi kejahatan seksual itu.

“Petugas terus melakukan penyidikan dan penyelidikan secara intensif,”ujar Suryanto, Senin (18/10/2021).

Sementara itu tokoh pemuda Jalurahan Mulo Sulistyono mengatakan bahwa pada akhir pekan lalu sejumlah warga menemukan rambut dan kain kafan. Kain kafan itu ditemukan oleh warga yang membersihkan di ruangan sekolah yang ditempati oleh pelaku. Rambut itu disimpan dalam bungkusan sebuah plastik yang dimasukkan ke dalam karung.

“Selain rambut, ada kain mori (kafan). Benda itu langsung dibakar di belakang sekolah, belum tahu apakah itu rambut atau bukan,”terangnya.

Dari keterangan sejumlah korban, pelaku mengelabui korban – korbannya dengan alasan ritual untuk menghilangkan ilmu sentet. Pelaku dengan aksi beratnya melakukan ritual meminta korban agar mencabut bulu kemaluannya, dan meletakkannya disebuah sobekan kain kafan.

“Kemungkinan rambut dan kain kafan itu ddigunakan sebagai syarat dan ritual pengobatan alternatif oleh pelaku,”katanya.

Seperti diketahui sebelumnya, aksi G yang merupakan seorang guru Hadroh menggegerkan warga Kalurahan Mulo, Kapanewon Wonosari. Oknum PNS yang bertugas sebagai penjaga sekolah itu melampiaskan nafsu bejat kepada para murid – murid ngajinya. Degan dalih ingin menghilangkan guna – guna, pelaku justru mencabuli para korban yang masih berusia muda.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA