Pembangunan Talut Baron Tak Kunjung Rampung, Pemkab Gunungkidul Akan Putus Kontrak Rekanan  

Tanjungsari,(suara-gunungkidul.com)-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul berencana memutus kontrak rekanan yang mengerjakan proyek talut di Pantai Baron, Tanjungsari.

Pasalnya, pengerjaan molor dari jadwal meski sudah dilakukan perpanjangan.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Sekretariat Daerah Gunungkidul, Hermawan Yustianto mengatakan rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi.

“Pembahasan dilakukan bersama BPBD serta Organisasi Perangkat Daerah terkait,” jelas Yustianto pada wartawan, Kamis (19/08/2021).

Menurutnya, proyek pembangunan talut senilai Rp 2,8 miliar tersebut sedianya selesai pada 27 Juni lalu. Jadwal pengerjaan hingga penyelesaian pun juga sudah disepakati.

Namun hingga tenggat waktu yang ditentukan, proyek tak juga rampung. Pemkab Gunungkidul pun sudah memberikan perpanjangan waktu, sehingga total waktu pengerjaan mencapai 50 hari.

“Namun karena belum selesai juga, maka ada rencana pemutusan kontrak tersebut, termasuk kelanjutan proyek,” kata Yustianto.

Ia mengatakan jika kontrak diputus, maka rekanan terkait akan masuk daftar hitam (black list) selama dua tahun. Tak hanya itu, rekanan tersebut juga tidak bisa mengikuti proses lelang di seluruh Indonesia jika masuk daftar hitam.

Terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Talut Baron, Handoko mengungkapkan rekanan yang dilibatkan dalam proyek tersebut berasal dari Makassar. Menurutnya, ada beberapa kendala yang menyebabkan proyek tak kunjung selesai.

“Selain gangguan alam, masalah internal rekanan juga ikut mempengaruhi,” ungkapnya.

Menurut Handoko, gangguan alam yang dimaksud adalah fenomena gelombang tinggi yang sempat terjadi beberapa waktu lalu. Namun di sisi lain ia juga menilai prestasi rekanan belum sesuai harapan.

Ia mengungkapkan, hingga perpanjangan waktu diberikan, pengerjaan proyek Talut Baron baru mencapai sekitar 46 persen. Pihaknya pun tinggal menunggu keputusan bupati terkait kontrak tersebut.

“Kami di lapangan hanya memberikan masukan-masukan terkait hasil pengerjaan dari rekanan tersebut,” jelas Handoko. 

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA

banner8