IMG_20220813_081313_copy_715x315
IMG_20220814_231753_copy_715x315
IMG_20220814_222054_copy_715x315
IMG_20220815_001804_copy_715x315
IMG_20220819_075457_copy_715x315

Lelang Pembangunan Gedung DPR Diduga Bermasalah, GCW Minta Evaluasi Ulang Lelang

Wonosari,(suara-gunungkidul.com)–Gunungkidul Coruptions Watch (GCW) mengecam adanya pemenang lelang atas tender pambangunan kantor DPRD Gunungkidul. Hal ini menyusul diduga pemenang lelang adalah yang memiliki nilai terendah dari peserta lelang lainya.

Koordintor GCW, Muhammad Dadang Iskandar mengatakan bahwa proses lelang yang dilakukan pokja ULP BLP Gunungkidul dilakukan secara kurang cermat, tergesa gesa dan terkesan mencari aman serta tidak memenuhi standar lelang yang benar.
Menurut Dadang, penawaran lelang pembangunan gedung DPRD tersebut yang wajar adalah 1-20 persen,tetapi ini kemarin yang dimenangkan adalah peserta lelang terendah.

“Seharusnya pemenang lelang yang dimenangkan adalah yang menawar dengan penurunan harga yang wajar, lha ini penawaran turun sampai 21,7 persen kok dimenangkan, ada apa?,”katanya Sabtu (17/09/2022).

Dadang khawatir dengan proses lelang yang dinilai kurang cermat tersebut akan rawan masalah dan juga tidak optimal untuk memenuhi spek speknya.
GCW berharap, proses lelang pembangunan gedung DPRD segera dievaluasi ulang agar pemenang tender ulang nantinya bisa ditemukan pemenang lelang yang wajar.

“Sehingga nantinya pemenang tender benar benar tanggungjawab dengan penawarannya tidak asal dlosor dan sekedar mencari pekerjaan. Penawaran yang benar dan pekerjaan yang dilaksanakan kedepannya baik dan bisa memenuhinya spek spek yang dibutuhkan,” Pungkasnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA