IMG_20220813_081313_copy_715x315
IMG_20220814_231753_copy_715x315
IMG_20220814_222054_copy_715x315
IMG_20220815_001804_copy_715x315
IMG_20220819_075457_copy_715x315

Kualitas Jelek, Belum Genap Sebulan Proyek Jalan Sudah Rusak Parah

Purwosari, (suara-gunungkidul.com)–Proyek peningkatan jalan lingkungan permukiman di Padukuhan Gabug, Kalurahan Giricahyo, Kapanewon Purwosari rusak parah. Meskipun belum genap satu bulan rampung, proyek pengaspalan tahun 2022 ini terlihat mengelupas di sejumlah titik. Rusaknya jalan yang belum lama selesai ini diduga karena kualitas bahan jelek dan pengerjaan yang terkesan asal-asalan.

Didapat informasi bahwa proyek yang dimulai tanggal 8 September 2022 lalu itu bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Berlokasi di Padukuhan Gabug, total anggaran yang dikucurkan oleh Pemerintah total sebanyak Rp 72.929.000. Meskipun pelaksana kegiatan tersebut adalah Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Kalurahan Giricahyo, namun proyek tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga yakni CV Permata.

“Saya buta tentang teknis pekerjaan aspal. Saya serahkan kepada rekanan masyarakat dan taunya hasilnya baik. Habis hujan kok mbrodol dan rusak, saya telpon ke pak Sriyanto (yang mengerjakan) kok sudah rusak,”terang Ketua TPK Tumijo, Selasa (11/10/2022).

Sebagai Ketua TPK, dia menyayangkan lantaran kualitas pekerjaan yang sudah rusak meskipun belum lama selesai. Diakuinya saat ikut melakukan pemantauan di lapangan, pelaksana tidak menggunakan peralatan layaknya pekerjaan pengaspalan pada umumnya.

“Menurut kami ya kurang maksimal,”tuturnya.

Tumijo menambahkan, proyek pengaspalan tersebut seharusnya masih tanggungjawab rekanan. Pihak TPK pun saat ini belum dapat menerima pekerjaan yang dinilainya kurang bagus itu.

“Kami belum bisa menerima pekerjaan itu,”sambungnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA