IMG_20220813_081313_copy_715x315
IMG_20220814_231753_copy_715x315
IMG_20220814_222054_copy_715x315
IMG_20220815_001804_copy_715x315
IMG_20220819_075457_copy_715x315

Kejaksaan Berhasil Selamatkan Uang Dari Hasil Kasus Korupsi di Dua Kalurahan

Playen, (suara-gunungkidul.com)–Kejaksaan Negeri Gunungkidul berhasil menyelamatkan uang negara dari kasus tindak pidana korupsi di dua Kalurahan. Uang negara ratusan juta itu kemudian disetorkan ke Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB).

Hal ini diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri Gunungkidul Ismaya Hera Wardanie mengatakan bahwa, uang negara yang diselamatkan tersebut merupakan hasil sitaan dari kasus korupsi di Kalurahan Baleharjo, Kapanewon Wonosari dan Kalurahan Serut, Kapanewon Gedangsari.

“Tahun 2021 lalu melalui Pidsus (Pidana Khusus) ada sekitar Rp 400 juta lebih,”terang Ismaya ditemui dalam acara Jaksa Menyapa di Taman Budaya Gunungkidul (TBG) Rabu (01/04/2022).

Selain itu, Ismaya berujar bahwa Kejaksaan juga berhasil menyelamatkan uang negara senilai Rp 40 milyar dalam kasus gugatan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Uang negara tersebut tidak jadi dibayarkan setelah penggugat permohonannya ditolak oleh PTUN dalam sengketa Pilkada Gunungkidul tahun 2020 lalu.

“Penggugat menggugat Pemda, kalau gugatan dimenanagkan Pemda harus membayar sebanyak itu. Dan itu ditolak PTUN, sekarang masih proses di Kasasi,”terangnya.

Dalam kasus gugatan tersebut pihak Kejaksaan melakukan pendampingan hukum terhadap Pemda Gunungkidul. Pendampingan dalam sidang perdata berupa pertimbangan dan pendapat hukum serta litigasi.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA