Kasus SB dan Pak Dukuh Berbuntut Panjang, Bersama Tim Arvokasi Pak Dukuh Datangi Polres Gunungkid

Wonosari, (suara-gunungkidul.com)–Pemberitaan di salah satu media lokal tentang Laporan Polisi yang dilakukan Sb, warga Kapanewon Wonosari kepada Dukuh Ngande-Ande, Kalurahan Purwodadi, Kapanewon Tepus, Suyanto pasca perjanjian damai, akhirnya berbuntut panjang tim advokasi dari Suyanto mendatangi Polres Gunungkidul.

Pasalnya, dalam pemberitaan tersebut tidak dikatakan bahwa kasus dugaan pelanggaran UU ITE tersebut sudah selesai dengan terjadinya kesepakatan bersama, sehingga Tim Advokasi mempertanyakan kasus tersebut sampai dimana.

Suyanto yang sebelumnya dituduh mencemarkan nama baik oleh Sb merasa bahwa perselisihannya sudah selesai setelah kedua belah pihak melakukan mediasi.

Menyusul adanya perkara itu, Eko Junaedi, S.H, Ketua tim advokasi atas nama Suyanto pada Sabtu, 25 September 2021 telah mendatangi Polres Gunungkidul dalam upaya melaporkan kasus tersebut ke aparat penegak hukum.

“Kami menduga ada upaya dari Sb untuk ingkar dari kesepakatan yang sudah dibuat oleh kedua belah pihak. Kami datang ke kepolisian untuk menanyakan ke pihak berwajib dan berupaya melakukan langkah hukum baru jika ada dugaan pemerasan yang dilakukan Sb dalam proses mediasi,” jelas Junaedi, SH.

Ditemui terpisah, Kepala Unit Tindak Pidana Khusus Polres Gunungkidul, Ipda Ibnu Ali menyatakan bahwa kasus tersebut sudah selesai. 

“Mediasi dilaksanakan di ruang unit Pidsus dengan dihadiri kedua belah pihak dimana para pihak berunding untuk menyelesaikan permasalahan itu dan akhirnya mencapai kesepakatan kedua belah pihak. Kepolisian hanya sebagai fasilisator saja menyediakan waktu dan tempat,” jelas Junaedi.

Lebih lanjut Kanit Pidsus Polres Gunungkidul, Ipda Ibnu Ali menjelaskan bahwa sepengetahuannya, mediasi yang dilaksanakan tersebut tanpa adanya tekanan dari pihak manapun, Ibmu juga mempersilakan kepada Tim Hukum dari salah satu pihak untuk melaporkan kembali dengan perkara lain.

“Tetapi apabila ada pelanggaran hukum yang dilakukan oleh salah satu pihak, maka bisa dilaporkan dalam perkara lain,” pungkas Ibnu.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA

banner8