IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900
iklan

Jelang Ramadhan Stok Pangan Pasar Argosari Diklaim Aman

Wonosari, (suara-gunungkidul.com)–Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Bupati Gunungkidul melakukan pemantauan harga sejumlah bahan pokok di Pasar Hargosari, Rabu (24/03/2021). Menjelang bulan suci Ramadhan Pemerintah mengklaim harga bahan pokok relatif aman.

Hal tersebut diungkapkan oleh Pelaksana Tugas Biro Perekonomian Pemda DIY
Ne Made Dwi Panti Indrayanti, dia menjelaskan bahwa ketersediaan sejumlah bahan pangan pokok seperti beras dan telor masih aman. Menurutnya, hal ini dipengaruhi oleh kondisi pandemi Covid-19 dimana kondisi daya beli warga masyarakat dinilai masih rendah.

“Serapannya masih rendah karena masih pandemi. Seperti telor dan beras harganya relatif stabil, sementata Cabai rawit merah yang agak mahal yakni Rp 120.000 per kilo. Ini diaebabkan karena musim hujan sehingga gagal panen. Selain itu pedagang mengambil Cabai dari wilayah luar Gunungkidul seperti ke Kabupaten Sleman,”katanya.

Sementara itu Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan, diakuinya karena masih pandemi Covid-19 penjualan bahan pokok belum begitu masif. Namun dia meyakini nantinya jika program vaksinasi Pemerintah selesai maka akan kembali membuat perekonomian kembali menggeliat.

“Stok pangan cukup. Untuk bahan lokal seperti daging tinggal mendorong penjualannya,”terangnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA