banner1
banner2
banner3
banner4
banner5
banner6
banner7
banner9
banner10
banner11

Hajatan Masih Diperbolehkan, PHRI Minta Kawasan Wisata Tidak Ditutup

Wonosari, (suara-gunungkidul.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyatakan bahwa aktivitas hajatan masih diperbolehkan untuk dilaksanakan oleh warga masyarakat Gunungkidul.

Namun demikian, Pemkab meminta agar masyarakat mentaati protokol kesehatan sesuai aturan, sehingga tidak dibubarkan oleh Gugus Tugas Covid-19, seperti yang terjadi di Padukuhan Karangasem B, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan beberapa waktu lalu.

“Hajatan masih diperbolehkan, seperti yang disampaikan teman – teman (Organisasi Perangkat Daerah) agar jangan terlalu banyak orang,”kata Bupati Gunungkidul Sunaryanta, Selasa (22/06/2021).

“Sekian persen ada ketentuannya di Perbub, kalau kemarin ada yang dibubarkan itu berarti tidak sesuai aturan,”imbuhnya.

Sementara itu Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Kabupaten Gunungkidul berharap agar kawasan wisata tidak dilakukan penutupan. Para pengusaha restoran akan siap membantu Pemerintah dalam hal pengawasan protokol kesehatan secara ketat.

“Serba susah dan dilematis. Disatu sisi kami ingin hidup karena itu kami ingin tetap bisa buka usaha, tetapi disisi lain kami harus jaga keselamatan orang banyak dan juga taat aturan,”kata Ketua PHRI Gunungkidul Sunyoto.

“Saya berharap jangan sampai ditutup. Tetapi dijaga dengan pengawasan ketat. Kalau misal kedapatan tidak pakai masker ya dikenai sanksi,”pintanya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA