Disaksikan Bupati Gunungkidul dan Kebumen KSAD Andika Perkasa Menerima Sertifikat Dari BPN DIY, Sengketa Tanah TNI – Warga Rampung

Yogyakarta,(suara-gunungkidul.com)–Sejumlah Sertifikat tanah yang berada di wilayah Kabupaten Kebumen Jawa tengah, dan Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta, secara simbolis resmi diserahkan dari BPN DIY kepada KSAD Jendral Andika Perkasa di Gedung Pertemuam KOREM 072/Pamungkas Yogyakarta, Sabtu (4/9).

Kegiatan penyerahan sertifikat tanah tersebut di hadiri Bupati H.Sunaryanta dan Bupati Kebumen.

Konflik antara masyarakat dan TNI perihal lahan TNI yang di klaim milik warga dari ahli waris nenek moyang di wilayah kebumen berakhir dengan kekuatan status hukum milikTNI. BPN menyerahkan 9 sertifikat kepada TNI di Kebumen. Lahan tersebut merupakan aset sebaggai wilayah uji alutsista dan latihan bagi TNI yang sifatnya manuver saja.

Lahan yang telah tersertifikat mencapai 450 lebih hari ini TNI AD menerima tambahan Sertifikat tanah Hak Guna Pakai di Urut Sewu seluas 110 hektar lagi sehingga total kami telah mengantongi Sertifikat seluas 664 Hektar, dari total keseluruhan yang mencakup 955 hektar.

Sebelumnya TNI AD telah mengantongi 5 dari 15 sertifikat hak pakai di 15 desa wilayah Urutsewu, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dan kini menerima tambahan

Bupati Kebumen mengatakan dengan dikeluarkannya sertifikat untuk lahan TNI akan memberikan kekuatan hukum sehinga harapanya kerjasama bersama masyarakat dalam panfaatan lahan dapat berjalan dengan baik.
Kami pun akan terus ikut berupaya dalam rangka sosialisasi.

Bupati H.Sunaryanta menyampaikan 2 point penting terkait vaksinasi yang telah mencapai 50 persen hal tersebut juga tidak lepas dari peran TNI. Sementara point ke dua bahwa di Gunungkidul juga terdapat lahan milik TNI, yang telah diserahkan sejumlah 4 sertifikat di wilayah Kapanewon Giripurwo. Luas lahan yang berada di Kabupaten Gunungkidul seluas 83 hektar.

Jendral Andika Perkasa menyatakan dengan adanya kekuatan hukum berupa sertifikat akan menggunakan sesuai aturan dan harapanya dengan sertifikat akan memiliki nilai tambah, baik bagi TNI maupun bagi masyarakat, sehingga pengelolaan akan lebih mudah diatur.

Pada dasarnya kami dari TNI AD mengikuti semua prosedur yang berlaku dan mengikuti perundang undangan yang ada, sehingga kami juga tidak akan mengintervensi berbagai hal terkait proses yang berjalan, bahkan kami juga siap berdialog dan siap untuk mengikuti langkah langkah yang diajukan jika memang ada masyarakat yang mempermasalahkan hak tanah tersebut, karena induk pencatatan juga ada di Badan Pertanahan Nasional (BPN) baik di tingkat pusat maupun yang ada di daerah. Jendral Andika Perkasa pun tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Bupati Gunungkidul dan Bupati Kebumen.

Secara simbolis sertifikat tanah di berikan oleh Kakanwil BPN DIY, Kepala pertanahan dan tata ruang Propinsi DIY kepada KASAD.

Hadir dalam acara tersebut Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto, Danrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Afianto, para Kasi Korem 072/Pamungkas, Dandim 0709/Kebumen, Bupati Kebumen, Dandim 0707/ Wonosobo, Bupati Wonosobo, Dandim 0730/ Gunungkidul, Bupati Gunungkidul dan pejabat terkait

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA

banner8