IMG_20220813_081313_copy_715x315
IMG_20220814_231753_copy_715x315
IMG_20220814_222054_copy_715x315
IMG_20220815_001804_copy_715x315
IMG_20220819_075457_copy_715x315

Bayar Pajak Tepat Waktu, 48 Kalurahan di Gunungkidul Menerima Penghargaan Dari Bupati

Wonosari,(suara-gunungkidul.com)—-Sebanyak 48 kalurahan di Kabupaten Gunungkidul berhasil melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tepat waktunya. Adapun jatuh tempo pembayaran pajak tersebut pada tanggal 30 September 2021 lalu.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Saptoyo mengatakan 48 kalurahan tersebut sebagian besar berada di dua kapanewon, yaitu Gedangsari dan Purwosari.

“Dua Kapanewon ini bisa disebut berhasil lunas PBB tepat waktunya,” katanya pada wartawan, Rabu (27/10/2021) lalu.

Sebagai bentuk apresiasi, Saptoyo mengatakan pihaknya memberikan penghargaan pada 48 kalurahan tersebut. Penghargaan yang diberikan berupa dana dukungan untuk kalurahan.

Ia mengatakan besaran dana yang diberikan bervariasi bergantung pada hasil perolehan PBB. Pun begitu, penghargaan tersebut diharapkan mampu memberikan motivasi pada kalurahan-kalurahan tersebut untuk mempertahankan prestasinya.

“Termasuk memotivasi kapanewon dan kalurahan lain agar bisa melunasi PBB tepat waktu,” ujar Saptoyo.

Ia mengatakan hingga tanggal jatuh tempo kemarin perolehan PBB Kabupaten Gunungkidul sudah mencapai lebih dari Rp 20 miliar. Angka tersebut baru mencapai 80 persen lebih dari target yang ditetapkan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menargetkan perolehan PBB sebesar Rp 22,59 miliar di tahun ini. Menurut Saptoyo, total ada sekitar 600 ribu lebih wajib pajak.

“Akan kami optimalkan hingga akhir tahun agar target bisa tercapai,” katanya.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta kemarin memberikan penghargaan tersebut secara simbolis pada perwakilan dari 48 kalurahan tersebut. Penyerahan diikuti dengan peluncuran aplikasi SIPAPAH (Sistem Informasi Pengelolaan Pajak Daerah).

Ia turut menyampaikan apresiasi pada kalurahan-kalurahan yang mampu melunasi kewajiban PBB tepat waktu. Ia berharap prestasi tersebut bisa diikuti kalurahan lainnya.

“Saat ini tinggal memaksimalkan perolehan PBB dari kalurahan yang belum lunas sepenuhnya,” kata Sunaryanta.

 

 

 

( Sumber : Tribunjogja.com )

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA