IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900
iklan

Baru Enam Bulan, Puluhan Warga Gunungkidul Tercatat Tewas Gantung Diri

Wonosari, (suara-gunungkidul.com)–Polres Gunungkidul mencatat dalam waktu enam bulan terakhir tahun 2021 terdapat puluhan warga Gunungkidul melakukan aksi bunuh diri dengan cara gantung diri. Jumlah tersebut mendekati angka kasus bunuh diri yang tercatat kurun waktu sepanjang tahun 2020 lalu.

Dari awal tahun 2021 bulan Januari hingga tanggal (16/06/2021) telah tercatat sebanyak 22 kasus bunuh diri. Polisi mencatat kasus terakhir gantung diri terjadi pada Senin (14/06/2021) lalu.

“Terkahir terjadi di wilayah Kapanewon Semin,”kata Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Suryanto, Rabu (16/06/2021).

Dia menambahkan, pada tahun lalu dia mencatat kasus bunuh terjadi sebanyak 29 kasus. Dari jumlah tersebut terdapat 26 kejadian bunuh diri dengan cara gantung diri.

“Sejumlah 3 kasus bunuh diri lainnya dilakukan dengan cara minum racun,”terangnya.

Terpisah Bupati Gunungkidul Sunaryanta membeberkan bahwa, pihaknya berupaya untuk menekan angka bunuh diri. Pihaknya telah bekerjasama dengan berbagai universitas untuk mengkaji fenomena ini. Diakuinya gantuomnf diri bukan perkara yang mudah untuk ditangani.

“Tidak semudah yang kita bayangkan. Ini adalah fenomena sosial seperti pernikahan dini dan perceraian,”tandasnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA