IMG_20220813_081313_copy_715x315
IMG_20220814_231753_copy_715x315
IMG_20220814_222054_copy_715x315
IMG_20220815_001804_copy_715x315
IMG_20220819_075457_copy_715x315

Seorang Lansia Mengalami Kelumpuhan Usai Ikut Vaksinasi

Panggang,(suara-gunungkidul.com)–Suginem (79) warga Padukuhan Pijenan, Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang mengalami kelumpuhan. Suginem mengalami hal tersebut setelah mengikuti vaksinasi masal di Kantor Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang pada 15 Juni 2021 lalu.

Rodiyah (50) anak kandung Suginem menceritakan bahwa, mulanya ibunya mengalami kelumpuhan secara tiba – tiba usai mengikuti program vaksinasi. Diakui Rodiyah bahwa ibunya tidak mempunyai riwayat penyakit apapun. Ketika mengikuti kegiatan vaksinasi lansia, tensi darah Suginem 140/80. Ketika dilakukan pengecekan pun dia tidak mengalami keluhan apapun.

Selang beberapa waktu tepatnya usai ikut vaksinasi, tubuh Suginem mengeluarkan keringat dan merasa kesakitan dibagian tulang. Tak hanya itu, dia juga mengalami muntah secara terus menerus.

“Hingga pada tanggal 17 Juni ibu saya pingsan lumpuh tidak bisa bergerak. Saat itu juga saya bingung dan menguhubungi petugas yang memvaksin, dan kami sampaikan apa yang dialami ibu saya,”kata Rodiyah Selasa (29/06/2021).

Setelah menghubungi petugas, Suginem direkomendasikan untuk dirujuk ke RSUD Wonosari untuk mendapatkan perawatan intensif. Saat itu yang bersangkutan dirawat di RSUD Wonosari selama 5 hari.
Setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit yang bersangkutan diperbolehkan untuk kembali pulang.

“Namun lumpuh yang dialami ibu belum juga sembuh. Dan pihak rumah sakit juga belum memberikan keterangan secara jelas penyakit apa yang di alami ibu saya,”bebernya.

Menurut Rodiyah yang dirasakan ibunya saat ini adalah bagian kanan tubuhnya tidak bisa digerakan.

“Sebelah kanan itu yang lumpuh, bisa merasakan tapi tidak bisa untuk di gerakan dan kesulitan omong ketika diajak bicara,” Imbuhnya.

Rodiyah berharap, apa yang dialami ibunya tidak dialami oleh orang lain khususnya warga masyarakat yang ikut melakukan vaksinasi masal.

“Saya hanya ingin ibu saya pulih seperti semula, kami mengikuti vaksin itu supaya kebal terhadap virus. Tetapi malah sakit seperti ini, tapi ya mudah – mudahan cepet sembuh itu saja,”terangnya. (Wanto)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA