IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900
iklan

Menjadi Terendah Capaian Boosternya, BIN Geser Garap Kapanewon Ponjong

Ponjong, (suara-gunungkidul.com)–Secara komulatif Kapanewon Ponjong sebenarnya sudah masuk wilayah dengan capaian sedang vaksin Boosternya, yaitu di kisaran 29 persen dari bulan sebelumnya 25 persen. Namun jika dipilah berdasarkan kewilayahan puskesmas, wilayah Puskesmas Ponjong 1 hari ini masih menjadi terendah di antara 30 puskesmas yang ada di kabupaten Gunungkidul.

Kepala Jawatan Kesejahteraan kapanewon Ponjong, Ismi Rahayu, menyatakan bahwa capaian komulatif 29 persen di kapanewon Ponjong tidak meloloskan kapanewon Ponjong dari sasaran evauasi Satgas Covid kabupaten Gunungkidul. Kapanewon harus memberi paparan kenapa capaian Boosternya rendah lantaran salah satu wilayah Puskesmasnya menjadi terendah. Masih di bawah 20 persen.

“Kapanewon Ponjong memiliki dua puskesmas, yaitu Puskesmas Ponjong 1 dan 2. Untuk Puskesmas Ponjong 2, capaian Booster sudah 41,77 persen. Sedang Ponjong 1 masih 19,71 persen. Jika ditotal, seberanya sudah di angka 30 persen lebih. Namun karena salah satu masih terendah capaiannya, seminggu lalu kami dipanggil Pemkab untuk memberi paparan kendalanya,”katanya.

Apapun kondisinya, lanjut Ismi, Penewu telah merespon cepat dengan langsung mengumpulkan jajaran untuk bersama sama bangkit dari ketertinggalan. “Begitu pulang dari paparan di Pemkab, esoknya Penewu langsung mengumpulkan Gugus PPKM dan memerintahkan lurah untuk menggerakkan para dukuh mendata warga yang belum vaksin agar diberi undangan. Hari ini kita mulai di Umbulrejo,”ujar dia.

Kepala Puskesmas Ponjong 1, Edy Suharismanto, membenarkan bahwa Puskesmas 1 secara khusus sudah diminta Penewu untuk melakukan percepatan vaksinasi di wilayahnya. Bersama dengan Gugus PPKM tingkat kapanewon dan kalurahan, saat ini sudah tersusun jadwal percepatan hingga 8 hari kedepan. Setelah itu akan dievaluasi untuk dilakukan perbaikan selanjutnya.

“Pembahasan secara khusus untuk wilayah Puskesmas Ponjong 1 sudah dilakukan. Kami sepakat untuk melakukan pendataan by name by adress untuk kemudian diberikan undangan. Dari pendataan Gugus Tugas dan PPKM, kami telah menyusun hingga 2 minggu ke depan dengan target sasaran 500 perhari. Semoga ini bisa mempercepat capaian,”ungkap Edy saat memimpin vaksinasi di Balai Kalurahan Umbulrejo Senin, (18/07/2022).

Perwakilan BIN DIY di Gunungkidul, Eko Susilo menyatakan, sebagaimana hasil Monev bersama BIN dengan Satgas Covid, total capaian Gunungkidul yang baru mencapai 30 persen Booster, hanya 5 wilayah dari 30 Puskesmas yang memiliki capaian di atas 35 persen. Sisanya di rerata 25 persen. Masih ada 5 wilayah yang capaiannya di angka 20 persen. Termasuk Ponjong 1 ini yang terendah.

”Sebulan yang lalu, Puskesmas Gedangsari 1 dan 2 menjadi yang terendah. Namun setelah kita dampingi untuk melakukan percepatan, saat ini sudah naik kelas di urutan 14 dan 16. Dampaknya, hari ini pusesmas Ponjong 1 menjadi terendah bersama Semin 1, Tanjungsari, Karangmojo 1, dan Wonosari 1. Kami berkomitmen terus melakukan pendampingan wilayah mana yang macet dan rendah capaiannya sambil menuntaskan yang ada di capaian sedang sampai capaian Booster minimal 50 persen terlampaui di Gunungkidul,”tutup Eko.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA