IMG_20220813_081313_copy_715x315
IMG_20220814_231753_copy_715x315
IMG_20220814_222054_copy_715x315
IMG_20220815_001804_copy_715x315
IMG_20220819_075457_copy_715x315

Diduga Depresi karena Baru 2 Bulan Bercerai, Wanita Paruh Baya Nekad Akhiri Hidupnya Gantung Diri.

Semin(suara-gunungkidul.com)_Kasus gantung diri kembali terjadi di Gunungkidul, lokasi kejadian di Kalurahan Rejosari, Kapanewon Semin Kabupaten Gunungkidul,sabtu(03/09/2022)

SP(55) warga Kalurahan Rejosari,Kapanewon Semin, Kab. Gunungkidul skitar pukul 05.00 wib di temukan sudah dalam keadaan meninggal dan tergantung di Pohon Jambu mete.

AKP Arif Heriyanto Kapolsek Semin saat dihubungi wartawan menjelaskan bahwa benar pada Sabtu, 03 September 2022 sekira jam 05.00 WIB, telah ditemukan warga gantung diri, kejadian pertama kali diketahui oleh anak korban saat bangun pagi. Saat sang anak mencari ibunya ternyata tidak ada dirumah. Karena curiga, kemudian mengajak tetangga sekitar untuk mencari keberadaan ibunya, Setelah dicari ke beberapa lokasi disekitar rumah, ternyata tidak ada,

“Tetangga coba mencari ke beberapa tempat,dan melihat korban sudah dalam keadaan menggantung di pohon mete ( jambu monyet ) di pekarangan rumah, sudah dalam keadaan meninggal dunia,”terang Kapolsek.

Setelah mendapat Laporan dari warga petugas kemudian datang kelokasi dipimpin Kanit Reskrim dan tim medis dari UPT Puskesmas 2 Semin untuk melakukan cek sekaligus pemeriksaan terhadap korban, dari hasil pemriksaan dan keterangan keluarga korban gantung diri karena depresi, dan tidak ditemukan bekas penganiayaan ditubuhnya sehingga korban dinyatakan murni meninggal karena gangung diri.

“Menurut keterangan keluarga, korban nekat gantung diri karena mengalami sakit Depresi dan baru 2 bln korban bercerai dengan suaminya,” Tutup AKP Arif Heriyanto

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA