IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900
iklan

Tersengat Listrik, Warga Nglipar Ditemukan Tak Bernyawa

Nglipar, (suara-gunungkidul.com)–Nasib naas menimpa Diyarjo warga Padukuhan Natah Kulon, Kalurahan Natah, Kepanewon Nglipar. Lansia berusia 80 tahun itu ditemukan tak bernyawa setelah diketahui tersengkat aliran listrik, Rabu (27/01/2021).

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut diketahui sekira pukul 06.00 WIB. Ketika korban menanyakan kepada anaknya tentang listrik yang diketahui padam. Korban lantas melakukan pengecekan kabel listrik yang menuju ke arah ladang dengan jarak sekitar 500 meter dari rumah korban.

Setelah sampai Ladang, korban melihat kabel yang menjulur dibatang pohon tertimpa kayu. Melihat kabel tersebut korban kemudian berusaha menurunkan kayu yang menyangkut dipohon dengan menggunakan bambu.

Namun pada pukul 09.00 WIB tetangga korban bernama Samijo (70) melihat korban sudah dalam tergelatak tidak bergerak di ladang miliknya. Setelah dilakukan pengecekan ternyata korban sudah meninggal dunia.

“Saya langsung menghubungi warga sekitar kemudian kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Nglipar, “ujar Samijo.

Jajaran Polsek Nglipar yang mendapatkan laporan tersebut kemudian mendatangi lokasi kejadian bersama puskesmas setempat. Korban dievakuasi dan dibawa kerumah duka untuk dilakukan pemeriksaan.

Atas kejadian tersebut petugas menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat tersengat arus listrik yang diketahui padam. Diyarjo tidak mengetahui saat melakukan pengecekan kabel engkel yang ternyata masih beraliran listrik.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA