IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900
iklan

Pasangan Suami Istri Warga Banaran Tewas Seketika Setelah Tersengat Aliran Listrik

Playen, (suara-gunungkidul.com)–Pasangan suami istri warga Padukuhan Banaran VII, Kalurahan Banaran, Kepanewon Playen yang diketahui bernama Nur Kawan (38) dan Sri Andriyani (35) tewas seketika setelah tersengat listrik, Sabtu (30/01/2021). Keduanya bekerja sebagau tukang las baja ringan.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut diketahui pada pukul 08.30 WIB saat kedua korban melakukan aktivitas pekerjaannya yakni mengelas baja. Namun salah satu tetangga korban Arif Tugiran (52) mendengar suara teriakan dari anak – anak korban yang meminta pertolongan.

“Anak korban melihat kedua orang tuangnya tersengat listrik saat mengelas,”Ujar Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Suryanto.

Arif lantas menyeret Sri Andriyani karena diketahui masih terlihat bergerak dan hidup. Dia lantas mencari stop kontak yang kemudian menemukan meteran, Arif langsung mematikan dan mencabut seluruh yang masih tersambung ke aliran listrik.

“Saksi mencari pertolongan kepada warga dan tetangga korban setempat karena merasa ketakutan. Sejumlah warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Playen,”terangnya.

Menurut Suryanto, setelah mendapatkan laporan jajaran Polsek Playen kemudian mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP bersama dokter Puskesmas Playen 1. Dari hasil pemeriksaan tim dokter, didapati tubuh kedua korban mengalami kaku dan lecet di beberapa bagian tubuhnya.

“Kedua korban akhirnya diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dimakamkan, “imbuhnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA