IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900
iklan

Masang Lampu, Biasto Meninggal Dunia Tersengat Listrik

Semanu, (suara-gunungkidul.com)–
Biasto (43) warga Padukuhan Kropak, Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semanu meninggal dunia tersengat listrik, Senin (05/04/2021). Kejadian tersebut dialami korban ketika hendak memasang lampu di arena lapangan Volly.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 18.30 WIB. Korban bersama warga melaksanankan kerja bakti di lapangan volly Padukuhan Kropak.

“Karena kondisi gelap, korban berinisiatif memasang lampu untuk penerangan yang bersumber dari Balai Padukuhan,”ujar
Kapolsek Semanu AKP Ahmad Fawzi, Selasa (06/04/2021).

Sekitar lima menit kemudian korban berteriak dan kemudian terjatuh dengan posisi kedua tangan masih memegang kabel. Mendengar teriakan korban salah satu warga bernama Agus Widada (41) bergegas menengok korban yang masih memegang kabel dengan kondisi terkelupas.

“Saksi lantas berupaya melepas kabel dari pegangan korban dengan cara menariknya menggunakan gagang sapu lidi. Karena kabel yang melilit korban belum bisa di lepas, salah satu warga lainnya berlari ke Balai untuk mencabut stop kontak (colokan),”katanya.

Setelah kabel tidak teraliri aliran listrik, warga kemudian segera menolong korban dan membawanya ke RSUD Wonosari. Naas sesampainya di RSUD korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter yang memeriksanya.

“Pihak keluarga sudah menerima dengan musibah yang dialami korban dengan membuat surat pernyataan bermaterai. Surat itu ditandatangani pihak keluarga dan perangkat pedukuhan,”imbuhnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA