Telat Bayar Angsuran, Karaoke TJ Bakal Disita Bank, Pengelola Ngaku Bakal Tanggungjawab

Karangmojo, (suara-gunungkidul.com)–Sejumlah dua bidang tanah di Padukuhan Grogol 1, Kalurahan Bejiharjo, Kepanewon Karangmojo bakal disita oleh Bank. Sertifikat dua bidang tanah yang berdiri tempat Karaoke Terajana itu sebelumnya dijaminkan ke PT BPR Dewa Arthaka Mulya dengan nominal sejumlah Rp 750 juta.

Rabu (10/03/2021) Pengadilan Negeri Wonosari melakukan sita eksekusi yang dikawal ketat oleh sejumlah aparat Kepolisian Polres Gunungkidul.

Panitera Panitera PN Wonosari Heri Harjanto mengatakan bahwa, eksekusi sendiri ddilakukan atas permohonan dari pihak Bank kepada Pengadilan. Permadalahan itu bermhla ketika pemilik sertifikat Sumini telah berurusan utang piutang dengan pihak BPR.

“Sumini mengajukan pinjaman kepada pihak Bank pada November tahun 2018 silam. Dua setifikat itu dijaminkan dengan nilai Rp 700 juta dan dia harus mengembalikan total senilai Rp 750 juta, “kata Heri.

Namun dalam proses selanjutmya, yang bersangkutan tidak memenuhi kewajibannya dengan melakukan pembayaran angsuran setiap bulannya.
Kewajiban Sumini tersebut tidak dilakukan selama kurun waktu 2 tahun.

“Pihak Bank lantas mengajukan proses ke PN Wonosari. Sudah beberapa kali dilakukan mediasi namun tidak menemui titik temu. Karena Sumini tidak bisa memenuhi kewajibannya yakni melunasi hutangnya pada tanggal 1 Desember 2020 maka kita lakukan sita eksekusi lahan,” kata Heri.

Terpisah, pengelola Karaoke Terajana Edi Purwanto mengaku bakal bertanggung jawab atas psristiwa tersebut. Dia mengaku bahwa sebelumnya Karaoke miliknya itu akan dilakukan penyitaan oleh pihak Bank

“Saya ini pemilik dari tempat usaha karaoke Terajana, secara de facto. Jadi bangunan dan aset itu sepenuhnya punya saya, akan tetapi untuk legalitasnya saya serahkan kepada Sumini, karena sudah saya anggap sebagai saudara sendiri,” ujarnya

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA