Tak Pernah Nunggak, Warga Pampang Kaget Ketika Menerima Tagihan PBB

Paliyan,(suara-gunungkidul.com)–Warga Padukuhan Pampang Kalurahan Pampang, Kapanewon Paliyan merasa geram setelah mendapatkan surat tagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). keresahan warga yang enggan disebutkan namanya tersebut lantaran dia merasa telah tertib membayar tagihan PBB dan mengklaim tidak pernah nunggak.

Kepada wartawan suara-gunungkidul.com dia membeberkan bahwa tagihan tersebut tidak tanggung – tanggung. Dari surat yang dia terima tertulis sejak Tahun 1995, 1996, 2001, 2018 dan 2021 dia tak pernah membayar tagihan PBB.

“Padahal selama ini warga merasa bahwa sudah tertib pajak dan tidak pernah nunggak seperti yang disebutkan di surat tagihan ini,”katanya sambil menunjukan bukti surat undangan tagihan pembayaran.

Dalam surat yang ditanda tangani oleh Panewu Paliyan Yulihadi Handoyo itu tagihan nominalnya memang tidak begitu banyak. Namun warga mempertanyakan sejumlah uang tagihan PBB sebelumnya.

“Harus ada yang bertanggung jawab akan masalah ini karena korbanya bukan dirinya saja melainkan warga lain yang satu Padukuhan denganya. Dan jumlahnya yang dapat tagihan cukup banyak, jika dikali seratus orang sudah berbunyi jutaan. Dulu kami bayarnya lewat pak Dukuh, “katanya.

Sementara Dukuh Pampang, Kalurahan Pampang Endi saat dikonfirmasi terkait keluhan warganya merasa bahwa dirinya tidak pernah menggunakan uang pajak yang dititipkan padanya oleh warganya. Endi mengaku memiliki bukti setoran yang diberikan ke pihak Kalurahan sebelum dirinya menjadi Dukuh.

“Saya menduga bahwa petugas Kalurahan yang keliru saat menyetor. Saat penyetoran tidak disertai rincian nama – nama wajib pajak sehingga tidak diketahui siapa wajib pajak yang sudah membayar dan siapa yang belum,”katanya.

Endi enggan berbicara banyak soal kasus terdebut. Selama ini pihaknya tidak menemukan permasalahan tersebut dan mengklaim berjalan dengan lancar.

“Setau saya petugas Kalurahan tidak pernah membawa bukti rincian nama wajib pajak saat setor ke bank, mungkin itu yang menjadi kekeliruan,”teranganya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA